• Senin, 12 April 2021

Proyek GAC IAIN Metro Mangkrak Bagian IV, Mahasiswa Kecewa Wisuda di Bawah Tarup

Kamis, 08 April 2021 - 07.59 WIB
160

Potret Gedung Akademik Center (GAC) Kampus dua IAIN Metro yang belum selesai dibangun dan mangkrak. Foto: Arby/Kupastuntas.co

Metro, Kupastuntas.co - Mahasiswa IAIN Metro meminta pembangunan Gedung Akademik Center (GAC) yang mangkrak cepat diselesaikan. Sehingga bisa dimanfaatkan khususnya untuk prosesi wisuda. Selama ini gelaran wisuda masih dilaksanakan di bawah tarup.

Presiden Mahasiswa (Presmas) IAIN Metro Didi Pranata mengaku kecewa dengan mangkraknya proyek GAC yang menelan anggaran puluhan miliar. Padahal, fasilitas itu dibangun peruntukannya bagi mahasiswa, khususnya pelaksanaan kegiatan wisuda.

Baca juga: Proyek GAC IAIN Metro Mangkrak Bagian I, Dana APBN 36 Miliar Jadi Semak Belukar

"Sangat disayangkan, karena proyek yang seharusnya diselesaikan dalam jangka waktu yang sudah ditentukan namun hingga kini belum selesai juga,” tegas Didi, kemarin.

Menurut Didi, gedung itu dibangun untuk melengkapi fasilitas perkuliahan bagi mahasiswa IAIN Metro. Tapi hingga kini gedung tersebut seperti menjadi bangunan tua yang tidak terpakai.

“Jika selesai dibangun sebenarnya banyak sekali manfaat yang bisa diperoleh. Harapan kami tahun ini dapat selesai pembangunan GAC IAIN Metro yang berada di kampus itu," ungkapnya.

Didi mengatakan, telah menemui pihak rektorat untuk mempertanyakan pembangunan GAC yang hingga kini belum selesai. Saat itu, pihak rektorat berjanji kepada mahasiswa bahwa pembangunan GAC akan diselesaikan tahun 2021.

"Kami sudah meminta penjelasan Wakil Rektor II pak Mukhtar Hadi terkait penyelesaian GAC ini. Pak Mukhtar Hadi menjelaskan sudah diajukan permohonan penyelesaian GAC ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dan insyaallah tahun ini akan diselesaikan. Itu yang dijanjikan," ujar Didi.

Didi menegaskan, ia bersama sejumlah organisasi mahasiswa IAIN Metro sepakat akan mengawal janji rektorat tersebut sampai pembangunan GAC rampung.

"Kami bersama organisasi mahasiswa lain di IAIN Metro siap mengawal penyelesaian pembangunan GAC seperti yang telah dijanjikan pihak rektorat, agar dapat terealisasi," tandasnya.

SM (21), seorang mahasiswa IAIN Metro menuturkan, ia bersama mahasiswa lainnya ingin melaksanakan wisuda di gedung tertutup seperti kampus-kampus lainnya. Ia berharap, wisuda mahasiswa bisa secepatnya dilaksanakan di GAC.

"Kami ingin wisuda seperti kampus-kampus lain di dalam gedung, tidak wisuda di bawah tarup terus," kata SM. Ia meminta pihak kampus bisa segera menyelesaikan pembangunan GAC yang kini mangkrak.

"Waktu itu saya masih semester 2, saat  GAC itu dibangun. Sekitar tahun 2018. Dulu dosen menjanjikan nanti kita bakal wisuda di sana (GAC). Tapi sampai sekarang belum bisa dilaksanakan," kata dia.

Menurutnya, saat ini kondisi GAC sangat memprihatinkan, meski masih dijaga satpam kampus. Tidak boleh ada mahasiswa maupun warga yang boleh masuk ke gedung tersebut.


Baca juga: Proyek GAC IAIN Metro Mangkrak Bagian II, Konstruksi Bangunan Mulai Rusak

"Kalau kursi-kursi dan perlengkapan untuk GAC kita tidak tahu diletakan dimana. Kita tahunya dari dibangun sampai sekarang belum pernah ditempati. Saat ini kondisinya seram, sudah mulai ditumbuhi  rumput tinggi. Sudah tidak karuan lagi bentuknya,” imbuhnya.

Ia berharap, dengan adanya pergantian rektor pembangunan GAC bisa kembali dilanjutkan, dan dapat segera difungsikan.

"Harapan kita ya bangunan itu cepat selesai dan bisa ditempati, agar kita bisa wisuda di sana. Kemarin kan sudah dijanjikan wisudanya di situ, tapi kalau tidak jadi-jadi ya gimana. Ini menjadi PR rektor yang baru tentunya," ujar dia.

DPRD Kota Metro meminta Pemkot ikut mendorong agar pembangunan GAC IAIN Metro cepat diselesaikan. Karena persoalan itu ikut mempengaruhi citra Kota Metro sebagai Kota Pendidikan.

Wakil Ketua DPRD Kota Metro, Ahmad Kuseini meminta Walikota Metro Wahdi Siradjuddin ikut mendorong pihak kampus segera menyelesaikan pembangunan GAC. DPRD siap menjalankan perannya mengawasi pembangunan itu sampai selesai.

"Pemkot Metro juga perlu memantau ini, walaupun letaknya di Batanghari, Lampung Timur. Karena memakai nama Metro, maka Walikota dan DPRD harus ikut mendorong supaya pembangunannya segera selesai,” kata Kuseini, Rabu (7/4).

Mantan mahasiswa IAIN Metro ini berjanji secepatnya melakukan komunikasi dengan pihak kampus agar pembangunannya bisa dilanjutkan.

"Kebetulan saya juga alumni IAIN Metro, tentu sangat menyayangkan terhadap kinerja PT Uno ini atas tidak terselesaikannya pembangunan proyek tersebut. Kita akan secepatnya komunikasikan dengan pihak kampus dan kita juga akan cek ke lokasi. Setelah itu, kita akan lakukan tindakan berikutnya karena ini menyangkut kelanjutan pendidikan di Metro,” papar dia.

Baca juga: Proyek GAC IAIN Metro Mangkrak Bagian III, MAKI: Balas Budi Rektor Terpilih

Menurutnya, IAIN Metro harus didukung fasilitas yang memadai dan berkelas, karena levelnya sudah tingkat nasional sebagai tempat pembelajaran. Ia minta proyek dilanjutkan karena sudah menggunakan uang rakyat.

"PT Uno (PT Unotamo Suryama) harus bertanggung jawab terhadap proyek ini. Apakah diselesaikan dengan mekanisme perubahan waktu atau ada opsi lain. Pihak kampus harus meminta apa yang menjadi kesepakatan atau perjanjian dengan PT Uno,” tegas Kuseini.

Ia berharap, aparat penegak hukum melakukan penyelidikan perihal mangkraknya pembangunan GAC IAIN Metro. Aparat penegak hukum perlu juga mengetahui rekam jejak kontraktor PT Uno.

"Kami akan melihat langsung bangunan mangkrak milik IAIN Metro tersebut, walaupun tempatnya di Batanghari, Lampung Timur. DPRD perlu mengetahui rekam jejak kontraktornya, karena ini berkaitan dengan visi misi Metro di bidang pendidikan. Kita perlu tahu detail kontraknya seperti apa dan bentuk bangunannya seperti apa," tandasnya. 

Rektor IAIN Metro Siti Nurjanah saat dihubungi mengaku masih dinas luar (DL). "Saya masih DL mas, nanti kalau sudah pulang saya hubungi," kata dia melalui WhatsApp, kemarin. (*) 

Berita ini sudah terbit di Surat Kabar Harian Kupas Tuntas Edisi Cetak, Kamis (8/4/2021).

Video KUPAS TV : PEMUTIHAN PAJAK DIMULAI, WARGA RAMAI RAMAI DATANGI KANTOR SAMSAT