KNPI Ajak Walikota Metro Soroti Keamanan dan Dugaan Ekploitasi Anak
Wakil Ketua 3 Bidang Pendidikan, Riset, Teknologi, dan Pengembangan SDM, DPD KNPI Kota Metro, I Putu Setiawan. Foto: Arby/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Metro - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) mengajak Walikota Metro, Wahdi untuk ikut serta menyoroti persoalan yang mengancam keselamatan dan masa depan anak di Bumi Sai Wawai.
Menurut Ketua DPD KNPI Kota Metro, Lukman Sanjung, melalui Wakil Ketua 3 Bidang Pendidikan, Riset, Teknologi dan Pengembangan SDM, I Putu Setiawan, persoalan dugaan ekploitasi anak dan beberapa kabar penculikan di Metro perlu menjadi perhatian serius oleh semua pihak.
Tidak hanya itu, ia juga mengajak walikota melakukan evaluasi, karena masih bermunculan masalah yang belum tertangani.
"Kejadian ini adalah salah satu dari banyak kejadian tentang keamanan dan dugaan eksploitasi anak di metro. Jangan sampai nanti ketika Metro menyandang KLA, kondisi di lapangan masih jauh dari harapan. Keamanan anak diabaikan dan eksploitasi anak dibiarkan," kata Lukman, saat dimintai keterangan, Senin (6/6/2022).
Baca juga : Lagi, Pelajar SD di Metro Lampung Mengaku Nyaris Jadi Korban Penculikan
Pria yang akrab disapa Putu tersebut juga menegaskan, temuan adanya praktik dugaan ekploitasi anak juga bisa mencoreng citra Metro sebagai kota pendidikan.
"Hasil razia yang dilakukan oleh Satpol-PP pada 3 Juni 2022, terdapat pelajar di bawah umur yang terjaring razia manusia silver saat itu," ungkapnya.
Baca juga : Lima Manusia Silver Diamankan Satpol PP Kota Metro, Empat Masih di Bawah Umur
Aktivis muda tersebut juga meminta Pemkot menjadikan dua permasalahan anak di Metro itu sebagai bahan evaluasi.
"Pemerintah Kota Metro harusnya menjadikan ini sebagai bahan evaluasi tentang pemenuhan hak anak di kota metro. UU no 24 tahun 2002 pasal 4-14 belum maksimal direalisasikan oleh pemkot Metro," tuturnya.
Sementara itu, perkara keamanan anak yang menjadi keresahan masyarakat sepekan terakhir juga jadi pekerjaan rumah (PR) semua pihak.
"Maraknya kasus percobaan penculikan anak tentunya menjadi keresahan kita bersama. Ini menjadi PR bersama orang tua, pihak sekolah dan seluruh elemen termasuk didalamnya Pemkot untuk menjaga keamanan di wilayahnya," ujarnya.
I Putu Setiawan juga mendorong seluruh sekolah di Metro untuk bersama menjalankan surat edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) nomor 420/ 1546/ D-1/ 02/ 2022 tentang Kewaspadaan terhadap upaya penculikan anak pada satuan pendidikan di Kota Metro.
"Kami mendukung pihak kepolisian mengungkap kasus ini. Segera menangkap pelaku dan mengetahui motif percobaan penculikan yang dilakukan oleh pelaku," tandasnya. (*)
Video KUPAS TV : 2 Bocah Pesantren Kabur dari Banten ke Lampung Selatan
Berita Lainnya
-
Ratusan Warga Jadi Korban Jalan Rusak di Kota Metro, Ini Kata DPRD dan Pengamat
Selasa, 12 Mei 2026 -
Berlubang dan Membahayakan, Warga Gotong Royong Timbun Jalan Rusak di Metro Barat
Selasa, 12 Mei 2026 -
Tagih Janji Pemkot, PDI-P Kawal Tuntutan Petani Korban Banjir di Metro Selatan
Senin, 11 Mei 2026 -
Bertahun-tahun Jadi Kubangan Bahaya, Jalan Pattimura Akhirnya Diperbaiki Pemprov Lampung
Senin, 11 Mei 2026








