• Rabu, 12 Agustus 2020

Hanya Kabupaten Pesibar dan Bandar Lampung yang Belum Cairkan Anggaran Bawaslu

Rabu, 29 Juli 2020 - 17.58 WIB
43

Ketua Bawaslu Fatikhatul Khoiriyah saat bincang santai dalam program Kupas Podcast dalam tema Tahapan Pilkada di Masa Pandemi di Studio Podcast Kupas Tuntas pada Rabu (29/7/2020). Foto: Tampan/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung, Fatikhatul Khoiriyah mengatakan, hingga hari ini Rabu (29/7/2020), baru enam kabupaten yang mencairkan atau mentransfer dana anggaran Bawaslu 100 persen, dan tersisa dua kabupaten yakni Pesisir Barat dan Bandar Lampung.

Fatikhatul menjelaskan, total anggaran di 8 Kabupaten/Kota untuk Bawaslu sebesar Rp109 miliar. Dalam anggaran tersebut hampir seluruhnya dipakai untuk honor penyelenggara dan kegiatan Bimtek. Memang ada Kabupaten yang pencairan NPHDnya minim dibandingkan dengan kabupaten lain, salah satunya di Lampung Timur.

Baca juga : Bawaslu Banyak Temukan Petugas Coklit Tak Pakai Masker

Seperti di Lampung Timur anggaran diberikan minim, karena Panitia Pengawas Kecamatan setempat tidak disediakan untuk anggaran sewa kantor melainkan menumpang di kantor kecamatan. "Tetapi ini tidak masalah dan tidak menggangu tahapan Pilkada,” kata Fatikhatul.

Baca juga : Bawaslu Awasi Netralitas ASN di Medsos

Jika Pemerintah Daerah tidak mentransfer 100 persen pada batas waktu yang ditentukan, Bawaslu akan berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri untuk memerintahkan Pemerintah Daerah segera mencairkan seluruh anggaran Pilkada.

Untuk jumlah pengawas Pemilu ada 390 pengawas kecamatan, 1.472 pengawas Desa/Kelurahan. Sedangkan untuk TPS nantinya ada 10.675 pengawas TPS. (*)

Editor : B.Luky