Masalah Lahan, Warga Ancam Tutup Jalan PT GGF
Ida Bagus Nyomanrai, ketua tim mediasi (baju merah) seusai melerai ratusan masyarakat yang berkumpul di kediamannya di Desa Rajabasalama Induk, Kecamatan Labuhanratu, Kamis (5/12/2019). Agus Susanto.
Setelah diberi pengarahan dengan ketua tim mediasi, seratusan warga yang berniat melakukan aksi tadi mengurungkan niatnya, namun, kata Nyoman, jika dalam pekan ini tidak ada mediasi yang baik, sebagai tim mediasi tidak lagi bisa mencegah keinginan masyarakat yang akan melakukan unjukrasa menutup jalan perusahaan.
Sementara itu, Subakir salah satu dari ratusan warga yang mengklaim kepemilikan lahan di perusahan pengolah buah tersebut, dalam waktu satu minggu kedepan jika tidak ada tanggapan dari pemerintah dan perusahaan maka tekad untuk menutup jalan perusahaan akan dilakukan. “Niat kami sudah bulat jika persoalan lahan tidak ada solusi, maka solusi kami adalah gelar aksi,” tegasnya.
Berita Lainnya
-
Bupati Ela Targetkan Lamtim Jadi Penghasil Kakao Terbaik di Lampung
Selasa, 27 Januari 2026 -
Prajurit Marinir Asal Lampung Timur Gugur Tertimbun Longsor, Pemakaman Berlangsung Haru
Selasa, 27 Januari 2026 -
Pembatas Sepanjang 70 Kilometer Disiapkan Hentikan Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas
Sabtu, 24 Januari 2026 -
Gerakan Bersatu dengan Alam, Gubernur Lampung Dorong Solusi Adil Atasi Konflik Warga-Gajah di TNWK
Sabtu, 24 Januari 2026









