Masalah Lahan, Warga Ancam Tutup Jalan PT GGF
Ida Bagus Nyomanrai, ketua tim mediasi (baju merah) seusai melerai ratusan masyarakat yang berkumpul di kediamannya di Desa Rajabasalama Induk, Kecamatan Labuhanratu, Kamis (5/12/2019). Agus Susanto.
Kupastuntas.co, Lampung Timur - Terkait persoalan lahan seluas 412 hektar milik masyarakat yang digarap oleh PT. Great Giant Pineapple (GGF) di Kecamatan Labuhanratu, ratusan masyarakat Desa Rajabasa Lama Induk, akan melakukan aksi besar-besaran.
Hal itu disampaikan oleh Ketua Tim Mediasi, Ida Bagus Nyomanrai, Kamis (5/12/2019).
“Sebenarnya mediasi sudah dilakukan selama sembilan kali, yakni di Pemkab Lamtim tujuh kali dan di Mapolres Lamtim dua kali. Mediasi itu dilakukan 2018 silam dan belum ada solusi atau kesepakatan dari pihak perusahaan dan masyarakat sampai saat ini,” kata Ida.
Berita Lainnya
-
Bupati Ela Targetkan Lamtim Jadi Penghasil Kakao Terbaik di Lampung
Selasa, 27 Januari 2026 -
Prajurit Marinir Asal Lampung Timur Gugur Tertimbun Longsor, Pemakaman Berlangsung Haru
Selasa, 27 Januari 2026 -
Pembatas Sepanjang 70 Kilometer Disiapkan Hentikan Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas
Sabtu, 24 Januari 2026 -
Gerakan Bersatu dengan Alam, Gubernur Lampung Dorong Solusi Adil Atasi Konflik Warga-Gajah di TNWK
Sabtu, 24 Januari 2026
Kupastuntas.co, Lampung Timur - Terkait persoalan lahan seluas 412 hektar milik masyarakat yang digarap oleh PT. Great Giant Pineapple (GGF) di Kecamatan Labuhanratu, ratusan masyarakat Desa Rajabasa Lama Induk, akan melakukan aksi besar-besaran.
Hal itu disampaikan oleh Ketua Tim Mediasi, Ida Bagus Nyomanrai, Kamis (5/12/2019).
“Sebenarnya mediasi sudah dilakukan selama sembilan kali, yakni di Pemkab Lamtim tujuh kali dan di Mapolres Lamtim dua kali. Mediasi itu dilakukan 2018 silam dan belum ada solusi atau kesepakatan dari pihak perusahaan dan masyarakat sampai saat ini,” kata Ida.
- Penulis :
- Editor :
Berita Lainnya
-
Selasa, 27 Januari 2026Bupati Ela Targetkan Lamtim Jadi Penghasil Kakao Terbaik di Lampung
-
Selasa, 27 Januari 2026Prajurit Marinir Asal Lampung Timur Gugur Tertimbun Longsor, Pemakaman Berlangsung Haru
-
Sabtu, 24 Januari 2026Pembatas Sepanjang 70 Kilometer Disiapkan Hentikan Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas
-
Sabtu, 24 Januari 2026Gerakan Bersatu dengan Alam, Gubernur Lampung Dorong Solusi Adil Atasi Konflik Warga-Gajah di TNWK









