• Rabu, 26 Februari 2025

Mahasiswa Hanyut di Bendungan Way Sabu Pesawaran Ditemukan Meninggal

Selasa, 25 Februari 2025 - 14.53 WIB
64

Proses evakuasi tiga mahasiswa hilang di bendungan Sungai Way Sabu Pesawaran. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Pesawaran - Korban terakhir yang hilang terbawa arus bendungan Sungai Way Sabu, Dusun Margo Dalem, Desa Batu Menyan, Kabupaten Pesawaran Lampung akhirnya ditemukan. Hal tersebut disampaikan oleh Humas Basarnas Provinsi Lampung, Deni Kurniawan.

"Ini informasinya korban sudah ditemukan siang tadi dalam keadaan meninggal, teman-teman sedang melakukan proses evakuasi, keterangan lebih lanjut kami masih menunggu laporan tim di lapangan," kata Deni saat dihubungi, Selasa (25/2/25).

Identitas korban terakhir yang sudah ditemukan yakni Dedi Muhamad Sanjaya warga Kelurahan Gunung Sula, Kecamatan Way Halim, Kota Bandar Lampung.

Diketahui sebelumnya, peristiwa tragis tersebut terjadi pada Senin 24 Februari 2025 sekitar pukul 10.WIB, dimana sebanyak enam Mahasiswa Institut Maritim Prasyeta Lampung yang tengah melaksanakan kegiatan KKN di Desa Sidodadi pergi untuk berenang di Bendungan Way Sabu, Desa Batu Menyan bersama satu pendamping mereka.

BACA JUGA: Tiga Mahasiswa Hanyut di Bendungan Way Sabu Pesawaran, Dua Tewas Satu Hilang

Setibanya di Bendungan tersebut, sekira pukul 12.30 WIB, tiga orang Mahasiswa memutuskan untuk berenang lebih dahulu, sementara empat lainnya masih berada di tepi sungai, naas arus sungai secara tiba-tiba menjadi deras dan menghanyutkan ketiga mahasiswa tersebut.

Mendapatkan laporan kejadian itu, Tim Gabungan TNI/Polri, Aparat Kecamatan, Puskesmas Teluk Pandan bersama warga sekitar melakukan pencarian dan berhasil menemukan dua korban terlebih dahulu dalam keadaan meninggal dunia di hari yang sama dan jauh dari lokasi kejadian.

Adapun dua korban tersebut yakni:

Risky Kurniawan, warga Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung.

Ricky Anggara A, warga Dusun Way Apus, Desa Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan.

Atas pristiwa naas ini, Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari menghimbau agar Masyarakat untuk berhati-hati terhadap kondisi cuaca ekstrem yang masih akan berlangsung beberapa hari kedepan.

"Musim hujan masih berlangsung di Provinsi Lampung, kami menghimau masyarakat untuk menghindari berenang disungai atau bendungan karena arus tiba-tiba menjadi deras," ucap Kombed Pol Yuni Iswandari. (*)