• Sabtu, 20 Juli 2024

Polisi Dalami Keterlibatan Orang Lain Dalam Aksi Pencurian Oknum Pol-PP Metro

Rabu, 30 Agustus 2023 - 16.39 WIB
121

Deni Irawan saat digiring ke kantor polisi Metro. Foto: Arby/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Metro - Aparat Kepolisian Sektor Metro Selatan hingga kini masih melakukan pendalaman terhadap dugaan keterlibatan orang lain dalam aksi pencurian motor yang dilakukan oleh oknum anggota Satpol-PP Kota Metro.

Kapolsek Metro Selatan, IPTU Kosim TR mengungkapkan bahwa pihaknya masih melakukan pengembangan atas keterangan tersangka Deni Irawan.

"Sekarang lagi dikembangkan, yang jelas dimungkinkan ada karena saat mengambil motor dan setelah motor dikeluarkan dari rumah, motor itu disembunyikan dulu dan tidak langsung dibawa," kata dia saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Rabu (30/8/2023).

Usai dicuri, motor tersebut disembunyikan dalam sebuah rumah di sekitar tempat kejadian perkara. Kemudian, motor yang disembunyikan tersebut diambil oleh pelaku dengan dibantu rekannya.

"Kemudian dia keluar dulu, akhirnya mengajak kawannya untuk mengambil motor. Sementara motor milik Deni dibawa oleh kawannya, dan selanjutnya pelaku mengambil motor yang waktu itu disembunyikan di dekat rumah korban," ujarnya.

BACA JUGA: Diduga Kecanduan Judi Slot, Oknum Pol-PP Metro Nekat Curi Motor

"Untuk temannya itu lagi kita dalami karena belum ada pengakuan dari tersangka. Kemungkinan ada keterlibatan orang lain yang membantu," imbuhnya.

Sementara itu, Kapolsek juga mengungkapkan bahwa tersangka tersebut diamankan dari pos jaga kantor DPRD Kota Metro tanpa perlawanan.

"Terduga pelaku bernama Deni Irawan ini merupakan Warga desa Sukadamai Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan yang berprofesi sebagai honor di satpol PP Kota Metro," ucapnya.

"Pelaku ditangkap saat akan masuk ke pos jaga Satpol-PP di DPRD, saat penangkapan tidak ada perlawanan," sambungnya.

BACA JUGA: Terungkap, Oknum Satpol-PP Curi Motor Saudara Sendiri untuk Judi Koprok dan Sabung Ayam

IPTU Kosim juga menjelaskan bahwa dalam penangkapan tersebut turut disaksikan tiga personil Satpol-PP yang sedang bertugas di pos jaga kantor DPRD Kota setempat.

"Saat penangkapan dilakukan itu ada tiga kawannya di pos itu, yang bersangkutan semua merupakan anggota pol PP," terangnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Polisi, tersangka mencuri motor saudaranya sendiri tersebut untuk memenuhi hasratnya bermain judi.

"Informasi yang kita dapat dan keterangan dari istrinya memang tersangka ini senang main judi online. Saat hp-nya diambil oleh istrinya, itu diambil lagi oleh tersangka dan sampai-sampai uang untuk angsuran motor milik istrinya digunakan untuk judi online dan Judi lainnya," bebernya.

Sementara dari pengakuan tersangka, ia memperoleh uang hasil penjualan motor tersebut untuk membayar hutang.

"Menurut keterangan pelaku karena masalah ekonomi, karena dia senang main judi tapi nggak punya duit akhirnya terlilit hutang. Sehingga mungkin dia melakukan itu karena merasa kepepet untuk cari uang instan," tambahnya.

Tak hanya itu, kepada Polisi tersangka Deni Irawan bahkan membeberkan aktivitas sejumlah rekan Pol-PP Kota Metro yang kerap bermain judi online saat berdinas.

"Pengakuan dari si Deni Irawan itu ada beberapa anggota satpol PP yang suka main judi online saat piket. Kalau dia tahunya hanya seregu- regu piket saja," tandasnya. (*)