• Selasa, 12 Mei 2026

Pemkot Metro Bakal Turunkan Alat Berat Bersihkan Sampah Kelapa Muda Cemari Sumur Warga

Selasa, 04 April 2023 - 13.03 WIB
1.5k

Sejumlah petugas Dinas terkait saat melakukan pembersihan terhadap tumpukan sampah kelapa muda di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Iringmulyo, Kecamatan Metro Timur. Foto: Arby/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Metro - Tumpukan sampah kelapa muda menggunung cemari sumur salah satu warga menjadi perhatian serius pemerintah untuk melakukan perbaikan terhadap kondisi air tanah, salah satunya dengan cara menurunkan alat berat guna membersihkan tumpukan sampah kelapa muda.

Sekretaris Kota (Sekkot) Metro, Bangkit Haryo Utomo berencana memerintahkan dinas terkait untuk membersihkan tumpukan sampah kelapa muda yang diduga menjadi penyebab tercemarnya sumur warga Iringmulyo, Kecamatan Metro Timur.

"Sudah kami rapatkan dengan Dinas Lingkungan Hidup, dan besok akan kami cek lapangan kembali bersama lurah, dan Camat. Tumpukan bekas kelapa muda tersebut, dilakukan oleh salah satu pemilik lapak es,” kata Bangkit, saat dikonfirmasi, Selasa (4/4/2023).

“Kalau secara manual untuk membersihkan tumpukan tersebut akan memakan waktu terlalu. Disini kita akan upayakan menggunakan alat berat untuk membersihkan tumpukan bekas kelapa tersebut,” imbuhnya.

Sementara itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Metro mengaku masih melakukan penelusuran terkait penyebab perubahan warna pada sumur warga dari bening menjadi merah kecoklatan.

Baca juga : Seorang Warga Iringmulyo Keluhkan Sumurnya Diduga Tercemar Limbah, DLH Metro: Tunggu Hasil Lab

Kepala Dinkes Kota Metro, Eko Hendro Saputra melalui Sub Koordinator Kesehatan Lingkungan (Kesling), Desy Eva Rohmawati menerangkan bahwa pihaknya telah terhadap sejumlah air sumur warga yang diduga tercemar. 

“Nanti kita akan coba cek ke semua sumur yang ada disekitar itu. Jadi, jangan sampai kita mengambil contoh di satu tempat saja. Tadi ada satu sumur yang jaraknya lebih jauh dengan sumur yang di cek pertama kali, untuk kondisi fisik airnya bagus, namun airnya hanya berbau lumut saja,” ungkapnya.

Kini pihaknya tengah menunggu hasil uji laboratorium terhadap kualitas air sumur milik warga Jl. Ahmad Yani yang diduga tercemar tersebut.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kita Metro, Ardah melalui Kepala Bidang Penaatan, Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Kota Metro, Defriansyah menjelaskan bahwa pihaknya kini tengah melakukan penelusuran.

"Setelah kami telusuri ini bukan baru terjadi pengaduan sekarang, tetapi sudah dilakukan tindaklanjut dari tahun 2020 lalu. Ketika tindaklanjut dari tahun 2020 yang lalu, DLH dan terkait sudah datang kesini dan sudah melakukan teguran. Akan tetapi orang mempunyai kegiatan ini menolak untuk ditindaklanjut," ucapnya.

Pria yang akrab disapa Papin tersebut juga mengaku, kini pihaknya telah melakukan upaya pembersihan lingkungan dari tumpukan sampah kelapa muda yang menggunung.

"Pemkot Metro disini tidak melarang masyarakat untuk berusaha, tetapi dalam berusaha itu harus ada lingkungan yang dijaga, baik itu kebersihannya dan sebagainya. Sehingga tidak menggangu tetangga dan tidak terjadi pencemaran di lingkungan sekitar," tandasnya. (*)


Video KUPAS TV : Kabar Baik! TPI Gudang Lelang Bandar Lampung Dibenahi Jadi Pasar Modern