• Senin, 28 November 2022

Kawanan Gajah di Suoh Lambar Ngamuk, Tiga Rumah Warga Rusak

Senin, 21 November 2022 - 16.57 WIB
23

Kondisi rumah warga yang mengalami kerusakan akibat kawanan gajah. Senin, (21/11/2022). Foto: Echa/kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Barat - Konflik antara kawanan gajah dan manusia di Kecamatan Suoh Kabupaten Lambung Barat kembali terjadi, kali ini ada tiga rumah yang mengalami kerusakan cukup parah akibat amukan hewan berbadan besar masuk ke pemukiman warga Pekon (Desa) Sukamarga pada Senin (21/11/2022).

Sugeng Anggota Satgas Penanganan Konflik Gajah setempat menyampaikan, kawanan gajah yang berjumlah 18 ekor tersebut sempat di giring menjauh dari Kawah Nirwana. Setelah digiring menjauh, kawanan gajah sudah kembali ke Kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS).

Namun saat dekat kawasan TNBBS tersebut, terdapat lahan yang dijadikan kebun kopi oleh warga setempat, kawanan gajah tersebut masuk ke dalam pemukiman warga dan menghancurkan tiga rumah milik warga setempat. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut sebab pemilik berhasil mengamankan diri.

"Sebenarnya disitu masih masuk wilayah TNBBS tetapi oleh warga di manfaatkan untuk membuka perkebunan kopi, ada tiga rumah yang mengalami kerusakan cukup parah akibat amukan kawanan gajah liar tersebut tetapi alhamdulilah tidak sampai menimbulkan korban," kata Sugeng saat di konfirmasi.

Baca juga : Dikejar Kawanan Gajah, Anggota Satgas Terjerembab di Kawah Nirwana Suoh Lambar

Sugeng menyampaikan, pihaknya telah berupaya menggiring kawanan hewan berbelalai tersebut agar masuk jauh ke dalam kawasan TNBBS yang sudah masuk ke wilayah Pesisir Barat. Tetapi, karena kondisi alam yang dipenuhi pohon-pohon besar tidak memberikan ruang bagi gajah untuk mendapatkan makanan.

"Karena disana kan rata-rata pohon besar semua sedangkan stok makanan gajah ini sudah tidak ada disana sehingga mereka sulit untuk menjauh kesana hingga akhirnya mereka selalu menempati wilayah yang memang terdapat makanan mereka di dalam nya," pungkas Sugeng.

Konflik antara gajah dan manusia di dua Kecamatan tersebut memang bukan permasalahan baru bahkan sempat memakan korban, seperti peristiwa yang di alami Marsiah saat ia hendak memanen cabai di salah satu kebun miliknya Minggu (19/6) sekitar pukul 10:30 WIB lalu dia di serempet belalai gajah hingga membuatnya cidera.

Terbaru anggota satgas bernama Ageng juga menjadi korban dari keganasan kawanan gajah tersebut, gegara di kejar hewan bertubuh besar tersebut ia sampai terperosok ke kawah nirwana yang sangat panas hingga menyebabkan kaki nya melepuh dan perlu diberikan penanganan serius.


Video KUPAS TV : Ratusan Warga Bakar Kantor PT Gunung Aji Jaya