• Sabtu, 01 Oktober 2022

Sekkot Metro Beberkan Pertimbangan Pemkot Tunjuk Plt Kadis PUTR

Rabu, 21 September 2022 - 14.05 WIB
325

Sekertaris Kota (Sekkot) Metro, Bangkit Haryo Utomo, didampingi PLT Kadis PUTR Robby K Saputra, saat dimintai keterangan di kantor Dinas PUTR Kota Metro, Rabu (21/9/2022). Foto: Arby/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Metro - Ditetapkannya Robby K Saputra sebagai Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Metro pasca mundurnya I Gede Made Suwanda menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat.

Meskipun begitu, Sekretaris Kota (Sekkot) Metro membeberkan alasan Pemerintah Kota (Pemkot) Metro menunjuk Robby K Saputra atas sejumlah pertimbangan, salah satunya ialah Robby merupakan mantan pejabat di PUTR.

Sekkot Metro, Bangkit Haryo Utomo mengatakan, ditariknya Robby dari Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) ke PUTR atas atas keyakinan bahwa Robby mampu mengorganisir dinas tersebut.

"Jadi dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan program yang sudah kita sepakati bersama, bahwa pembangunan di Kota Metro tidak boleh berhenti. Sehingga kita tunjuk Plt Kepala Dinas PUTR untuk segera memulai kegiatan -kegiatan yang sudah diamanahkan ke dina PU," kata Bangkit, saat dimintai keterangan di kantor Dinas PUTR Kota Metro, Rabu (21/9/2022).

"Untuk menjaga seluruh pegawai di dinas PU ini menjadi kondusif, kemudian menjaga semuanya sehingga kinerjanya kedepan akan lebih baik lagi," imbuhnya.

Baca juga : 4 Bulan Menjabat, Plt Kadis PUTR Metro Mengundurkan Diri

Bangkit juga membeberkan pertimbangan lain dari penetapan Robby K Saputra sebagai Plt pengganti I Gede Made Suwanda.

"Setelah kita rapatkan melalui tim dengan beberapa pertimbangan, pertama adalah saudara Robby pernah bekerja di dinas PU dan sudah memahami beberapa pejabat -pejabat khususnya kepala-kepala bidang, mereka juga sudah kenal semua," ujarnya.

Ia berharap, Plt yang baru dapat menyelesaikan sejumlah persoalan yang menjadi hambatan pembangunan di Kota Metro.

"Kita harapkan saudara Robby akan mampu disitu, karena sudah siap untuk bisa memimpin dinas PU dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Dengan beragam permasalahan yang ada di PU, mudah-mudahan beliau bisa menyelesaikan itu," terangnya.

Sementara saat ditanya terkait isu dugaan setoran fee proyek sebesar 20 persen, Bangkit mengaku tidak mengetahui sama sekali. Meskipun begitu ia mengaku telah mendengar kabar yang beredar berkaitan isu tersebut.

"Saya kurang paham kalau soal itu, karena saya tidak berkecimpung disitu. Ya kalau dengar, dengar. Tapi saya tidak tahu persis, tapi mudah-mudahan ya dijagalah semuanya," pungkasnya.

Sementara Plt Kepala Dinas PUTR, Robby K Saputra mengaku bahwa dua jabatan yang diembannya kini merupakan uji nyali yang harus dilalui.

"Sama seperti pada saat saya setelah pelantikan, beberapa waktu yang lalu saya sampaikan kepada pimpinan ada pak Sekda juga, pak Wali pak Wakil bahwa penugasan saya ini suatu uji. Uji komitmen, uji koordinasi dan uji nyali juga," ungkapnya.

Robby berjanji akan menyelesaikan persoalan di Dinas PUTR khususnya berkaitan dengan tunggakan pekerjaan dimasa lalu.

"Saya sampaikan bahwa, semua persoalan akan kita selesaikan dengan baik dalam waktu dekat secara bertahap. Melalui teman-teman media kami mohon dukungan kerjasamanya, terkait dengan beberapa permasalahan di dinas PUTR," terangnya.

"Tadi saya sampaikan juga, saya minta kekompakan tim di dinas PUTR. Saya tidak bisa bekerja sendiri, jadi masalah yang besar kita kecilkan dan masalah yang kecil kita hilangkan. Mudah-mudahan kita bisa melewati semua ini," pungkasnya. (*)


Video KUPAS TV : Demo di Depan Kantor Pemkot Metro Diwarnai Kericuhan