Operasional Bandara Radin Inten II Normal Meski Status Gunung Anak Krakatau Siaga
Bandara Radin Inten II Lampung. Foto: Doc/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - PT Angkasa Pura II memastikan jika operasional Bandara Radin Inten II Lampung dalam kondisi aman meskipun Gunung Anak Krakatau (GAK) tengah mengalami erupsi dan berada di level 3 atau siaga.
Asisten Manager of Airport Operation and Service Bandara Radin Inten II, Latif Nur Sasongko mengatakan, saat ini penebangan masih normal.
"Penerbangan terpantau belum ada dampak terkait dengan erupsi Gunung Anak Krakatau," kata Latif, saat dimintai keterangan, Senin (25/4/2022).
Baca juga : Status Gunung Anak Krakatau Naik Menjadi Siaga
Guna memastikan keamanan penerbangan, pihak Bandara Radin Inten II terus meningkatkan koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) serta airnav.
"Kami tingkatkan koordinasi. Namun hingga saat ini di lapangan kondisi operasional belum terlihat ada dampak dari erupsi tersebut," terangnya.
Ia juga mengungkapkan jika saat ini pergerakan pesawat dan juga penumpang di Bandara Radin Inten II sudah menunjukkan adanya peningkatan.
"Beberapa waktu yang lalu rata-rata pergerakan pesawat di angka 11 hingga 12. Di akhir pekan dan Senin ini terpantau ada 16 pergerakan. Periode Jum'at sampai Minggu yang lalu jumlah penumpang tembus diatas 2.000 penumpang," terangnya.
Baca juga : Anak Krakatau Siaga, GM ASDP Bakauheni: Kapal Masih Aman Beroperasi
Menurutnya, puncak arus mudik di Bandara Radin Inten diprediksi akan terjadi selama tiga hari yang dimulai pada tanggal 27 hingga 29 April.
"Sementara untuk puncak arus balik akan terjadi pada tanggal 8 Mei 2022 mendatang," pungkasnya. (*)
Video KUPAS TV : STATUS GUNUNG ANAK KRAKATAU SIAGA
Berita Lainnya
-
Sebulan Menghilang, MinyaKita Langka di Pasar Gintung Bandar Lampung
Rabu, 22 April 2026 -
Harga BBM Non Subsidi Naik, DPRD Lampung Soroti Distribusi dan Maraknya Penyalahgunaan
Rabu, 22 April 2026 -
Dikebut Hingga September, Perbaikan Jalan Metro–Wates dan Metro–Kotagajah Mulai Digarap
Rabu, 22 April 2026 -
Minyakita Sulit Didapat, Pedagang di Lampung Terpaksa Jual yang Lebih Mahal
Rabu, 22 April 2026








