Anak Krakatau Siaga, GM ASDP Bakauheni: Kapal Masih Aman Beroperasi
Terlihat lava pijar berwarna merah berada di kawah gunung Gunung Anak Krakatau. Foto: Ist
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Peningkatan status Gunung Anak Krakatau (GAK) menjadi level III atau siaga tidak berpengaruh pada aktivitas penyeberangan di pelabuhan Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Bakauheni Lampung Selatan (Lamsel), Senin (25/04/2022).
General Manager (GM) PT. ASDP Cabang Bakauheni, Suharto mengatakan, hingga saat ini pelayanan penyeberangan Bakauheni - Merak tidak terganggu dengan adanya peningkatan aktivitas gunung yang berada di Selat Sunda itu.
"Terkait erupsi Gunung Anak Krakatau yang semakin meningkat aktivitasnya tidak mengganggu pelayanan penyeberangan Bakauheni. Alhamdulillah masih normal saja, kapal masih aman beroperasi," kata Suharto, saat dikonfirmasi.
Baca juga : Status Gunung Anak Krakatau Naik Menjadi Siaga
Dia juga menjelaskan, waktu tempuh penyeberangan dan waktu sandar kapal di dermaga pelabuhan masih relatif normal. "Untuk waktu tempuh dan sandar relatif normal," jelasnya.
Meski begitu tambahnya, pihaknya mengimbau supaya para pemudik yang menggunakan pelabuhan ASDP Bakauheni-Merak dapat selalu waspada akan cuaca dan erupsi Gunung Anak Krakatau.
"Tetap waspada saja terkait cuaca dan erupsi Gunung Anak Krakatau," imbaunya.
Sementara KPLP Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Bakauheni, Ferry Hendry Yamin mengatakan, hingga saat ini pihaknya tidak ada menerima imbauan dari BMKG terkait dampak erupsi Gunung Anak Krakatau itu.
Jika nantinya terdapat imbauan terkait pelayanan penyeberangan, pihaknya akan langsung meneruskan imbauan itu ke perusahaan pelayaran.
"Kalaupun nanti ada imbauan dari BMKG akan kami teruskan keperusahaan pelayaran," jelasnya.
UNtuk diketahui, Gunung Anak Krakatau mengalami peningkatan status menjadi level III atau Siaga pada Minggu (24/04/2022). Letusan terakhir kali terjadi pada pukul 20.20 WIB.
Ketinggian abu yang dilontarkan pada erupsi itu mencapai 3.000 meter diatas puncak atau 3.157 meter di atas permukaan laut. (*)
Video KUPAS TV : 36 TITIK JALAN NASIONAL LAMPUNG RAWAN BENCANA DAN KECELAKAAN
Berita Lainnya
-
Mensos Tinjau Sekolah Rakyat di Natar, Soroti Tantangan Siswa Beragam Latar Belakang
Minggu, 26 April 2026 -
Api Lahap Bangunan Pesantren di Palas Lamsel, Kerugian Capai Rp 50 Juta
Jumat, 24 April 2026 -
Dealer di Lampung Selatan Dibobol Maling, Empat Motor Raib
Jumat, 24 April 2026 -
Beraksi di 39 TKP, Komplotan Pencuri Kabel PLN Dibekuk di Lampung Selatan
Rabu, 22 April 2026








