Kemenpan RB Minta Mal Pelayanan Publik Bandar Lampung Kedepankan Kolaborasi dan Komunikasi
Wakil Walikota Bandar Lampung, Deddy Amarullah (kiri) dan Deputi Pelayanan Publik Kemenpan RB, Diah Natalisa, saat memberikan keterangan, Selasa (12/10/2021). Foto: Rohmah/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Deputi Bidang Pelayanan Publik, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Diah Natalisa, meminta agar Mal Pelayanan Publik di Kota Bandar Lampung yang akan dibuat nantinya harus mengedepankan Kolaborasi yang baik dari semua instansi.
“Saya cuma mengingatkan, dalam pembangunan Mal Pelayanan Publik ini harus kolaborasi nya kuat, artinya membutuhkan komunikasi dan leadership yang baik, karena leading sektor nya juga dari Kepala PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu),” kata Diah, saat mengunjungi Gedung Pemkot Satu Atap, Selasa (12/10/2021).
Selain itu, dalam untuk meningkatkan kualitas, Diah juga menambahkan Mall Pelayanan Publik harus mengedepankan kualitas Sumber Daya Manusia dan hospitality (keramahan).
Ia menjelaskan bahwa kunjungannya ke Kantor Pemerintahan Kota Bandar Lampung adalah salah satu bentuk koordinasi Kemenpan RB dengan Pemda untuk melakukan upaya peningkatan kualitas pelayanan publik khususnya di Kota Bandar Lampung.
“Pada Maret 2021 lalu, bersama 37 daerah di Indonesia lainnya, Pak Wakil Walikota Bandar Lampung sudah menandatangani kesepakatan untuk pembuatan Mall Pelayanan Publik. Nah hari ini kami datang untuk melihat aktifnya seperti apa, tindak lanjutnya seperti apa,” ungkapnya.
Baca juga : Kemenpan RB Dorong Pemda di Lampung Bentuk Mal Pelayanan Publik
Ia menyampaikan bahwa banyak hal yang dibicarakan berkenaan dengan layanan publik yang perlu mendapatkan prioritas. Karena Mall Pelayanan Publik ini selain meningkatkan layanan untuk masyarakat juga bisa meningkatkan investasi kemudahan berusaha di Kota Bandar Lampung.
“Ini nantinya akan seperti one stop service area ya, integrasi berbagai macam layanan dari banyak instansi yang tergabung bersama-sama. Nanti akan bergabung layanan dari polisi, kantor agama, pajak, dan lain-lain, tergantung kebutuhan disini,” ujarnya.
Selain itu juga sudah dikoordinasikan pula bersama mengenai perencanaan layout, SDM, dan hal terkait lainnya agar bisa berjalan secara lancar.
“Intinya evaluasi kami pada 2 jenis layanan dasar disini yaitu Dukcapil dan perizinan sudah mendapatkan penilaian yang baik. Harapannya kalau sudah berjalan ini dapat mempermudah masyarakat kedepannya,” terangnya.
Diah menambahkan, sudah ada 44 Mall Pelayanan Publik yang sudah diresmikan di indonesia, sedangkan di Provinsi Lampung sendiri baru Kabupaten Tulang Bawang saja yang Mal Pelayanan Publik nya sudah beroperasi. (*)
Video KUPAS TV : PEMKOT BANDAR LAMPUNG HIBAHKAN LAHAN DAN BANGUNAN KE POLSEK TELUK BETUNG TIMUR
Berita Lainnya
-
Rp 223 Triliun Dana Pendidikan Dialihkan untuk MBG, Hampir 30 Persen Anggaran Pendidikan 2026
Rabu, 25 Februari 2026 -
Gubernur Mirza Tinjau Perbaikan Jalan di Lampung Selatan, Drainase Jadi Prioritas
Rabu, 25 Februari 2026 -
Ngabuburit di Pasar Jatimulyo Lamsel, Gubernur Mirza Borong Sayuran
Rabu, 25 Februari 2026 -
Karyawan di Bandar Lampung Jadi Korban Curat, Uang Rp 436 Juta Raib
Rabu, 25 Februari 2026









