Khaidarmansyah: Alat Pencacah Limbah Sampah Plastik Bisa Membantu Pemulung
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bandar Lampung, Khaidarmansyah, saat dimintai keterangan, Kamis (16/9/2021). Foto: Rohmah/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bandar Lampung, Khaidarmansyah menyebut, alat pencacah limbah plastik yang dihibahkan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kepada Pemerintah Kota (Pemkot) bisa membantu pemulung sampah.
“Kalau peletakan alat pencacah plastik hibah ini sudah jelas yang banyak sampahnya, yaitu di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Bakung,” kata Khaidarmansyah, saat dimintai keterangan, Kamis (16/9/2021).
Ia juga mengatakan di TPA Bakung pasti banyak pemulung yang mencari sampah platik dan Pemerintah Kota bisa memberdayakan para pemulung dalam pengelolaannya.
Baca juga : Pemkot Bandar Lampung Manfaatkan Alat Pencacah Limbah Plastik untuk Menambah PAD
“Alat pencacah limbah sampah plastik bisa membantu pemulung. Pemulung itu mengambil sampah-sampah plastik, nanti mungkin kita bisa beli dari pemulung itu, dan kita bisa kasih upah agar sampah nya bisa dicuci untuk dimasukkan ke alat. Jadi sampah nya bersih tidak ada tanah-tanah,” ungkapnya.
Setelah sampah plastik dicacah, nantinya hasil cacahan tersebut akan dijual dan dibeli oleh pabrik untuk dijadikan biji plastik.
“Karena yang mengelola itu jadi biji plastik bukan kita, kita hanya menjual cacahan plastik nya saja,” ungkapnya.
Ia menambahkan, namun saat ini Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana masih belum memutuskan pengelolaan hasil produksi alat tersebut akan diserahkan pada BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) PD Kebersihan atau ke UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah).
“Tadi Bunda juga menyebutkan ada 2 alternatif, apakah ke BUMD PD Kebersihan atau UMKM. Bisa juga nanti dari UMKM yang mencari sampah nya,” pungkasnyanya. (*)
Video KUPAS TV : RUGI SAMPAI RATUSAN JUTA, KINI PRODUK BEEME TEMBUS LUAR NEGERI
Berita Lainnya
-
Dinkes Catat 333 Warga Bandar Lampung Terjangkit HIV Sepanjang 2025
Sabtu, 21 Februari 2026 -
Sahara Azana: Sambut Hari Ramadan bersama Azana Boutique Hotel Lampung
Sabtu, 21 Februari 2026 -
Si Jago Merah Ngamuk di Kota Sepang, Penghuni Alami Luka Bakar 50 Persen
Sabtu, 21 Februari 2026 -
Jejak Kasus Korupsi Lampung Tengah Terus Diusut, KPK Periksa PPK Dinkes
Sabtu, 21 Februari 2026









