Dua Ekor Simpanse yang Diselundupkan Dirawat di BKSDA Sebelum Dilepasliarkan
Simpanse yang diamankan petugas ketika akan diselundupkan ke Pulau Jawa. Foto: Imanuel/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Sebanyak dua ekor Simpanse yang diamankan petugas ketika akan diselundupkan ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan penyeberangan Bakauheni dirawat di BKSDA sebelum dilepasliarkan.
Hal itu ditegaskan oleh Kepala Pos Pengawasan Lalu Lintas Satwa Liar Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu Seksi III Wilayah Lampung, Suhairul, saat dihubungi kupastuntas.co, Kamis (16/09/2021).
Selain dua ekor Simpanse, tiga ekor burung Beo dan tiga ekor burung Elang juga diamankan petugas dari kendaraan Bus Lorena dengan nomor polisi B-7066-SU.
"Termasuk yang dilindungi semua itu, hanya satu ekor burung Kapas Tembak itu saja yang tidak di lindungi," kata Suhairul.
Baca juga : Penyelundupan Simpanse Digagalkan di Pelabuhan Bakauheni
Dia juga mengatakan, dua ekor Simpanse itu saat ini masih dalam masa perawatan di BKSDA Bengkulu Lampung karena Simpanse tersebut masih bayi dan belum dapat dilepasliarkan.
"Karena dia bayi, jadi dipelihara dulu, dirawat sampai nanti sudah bisa dilepasliarkan baru dilepas," tutupnya.
Sementara untuk satwa lainnya lanjutnya, saat ini telah dibawa ke BKSDA Bengkulu Lampung untuk selanjutnya menunggu rekomendasi Direktorat Jenderal KSDAE Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk dilepasliarkan.
"Belum dilepasliarkan semua, kita usulkan ke Ditjen dulu dan minta arahan dari Ditjen dimana dilepasnya, baru kita lepas," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni kembali menggagalkan upaya penyelundupan satwa liar tanpa dokumen di areal Seaport Interdiction (SI) pada Selasa (14/09/2021) sekira pukul 19.00 WIB.
Satwa yang berhasil diamankan diantaranya dan dua ekor Simpanse, tiga ekor burung Beo, tiga ekor burung Elang dan satu ekor burung Kapas Tembak. (*)
Video KUPAS TV : PEMBOBOL RUMAH DI LAMPUNG TIMUR DITEMBAK POLISI
Berita Lainnya
-
H-10 Hingga H-5 Lebaran: 363.607 Pemudik Masuk Sumatera, Puncak Mudik Diprediksi 19 Maret
Selasa, 17 Maret 2026 -
Kapolda, Gubernur, dan Pangdam Turun Langsung Pantau Arus Mudik di Bakauheni
Senin, 16 Maret 2026 -
Lonjakan H-6 Lebaran, 88 Ribu Pemudik Menyeberang dari Jawa ke Sumatera
Senin, 16 Maret 2026 -
Penyidikan Kasus Anak di Sidomulyo Berlanjut, Polisi Dalami Petunjuk Jaksa dan 13 Nama
Minggu, 15 Maret 2026








