Setelah 'Disentil' Walikota, Akhirnya Pasar Bambu Kuning Dibersihkan
Petugas saat membersihkan Pasar Bambu Kuning. Foto: Rohmah/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Teguran Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana terkait Pasar Bambu Kuning yang kotor ketika melakukan inspeksi mendadak (sidak) pasar langsung ditindaklanjuti oleh Dinas Lingkungan Hidup Bandar Lampung.
Pada berita sebelumnya, Rabu (14/4) Eva Dwiana mengunjungi beberapa pasar tradisional dan modern, salah satunya adalah Pasar Bambu Kuning. Saat kunjungan tersebut, kondisi ekskalator pasar yang mati tersebut kotor, banyak sarang laba-laba dan kaca-kaca ekskalator dan jendela tebal dengan debu.
Sampai saat ini Dinas Lingkunga Hidup Kota Bandar Lampung masih melakukan pembersihan terhadap ekskalator pintu masuk, lantai dua pasar, tangga menuju lantai tiga, dan langit-langit.
"Bersih-bersihnya sudah mulai dari kemarin sore sampai sekitar jam 2 malam, terus lanjut hari ini," kata Hernita, Ketua Pedagang Pasar Bambu Kuning, Kamis (15/4/2021).
Baca juga: Pasar Bambu Kuning Kotor, Walikota Eva Sentil DLH Bandar Lampung
Kemudian, Uni Em, seorang pedagang di Pasar Bambu Kuning juga menyampaikan bahwa memang sepatutnya kebersihan di pasar ini diperhatikan karena para pedagang sudah membayar iuran keberaihan Rp2000 perharinya.
"Alhamdulillah, kalau bersih seperti ini terus, pembeli juga kan akan senang untuk berkunjung. Kedepannya, kalo bisa kebersihan jadi perhatian, kita juga kan setiap hari membayar iuran kebersihan sampah," ungkapnya.
Hendra, pedagang di Pasar Bambu Kuning lainnya juga menyampaikan bahwa dengan keadaan pasar yang bersih diharapkan pembeli dapat berbelanja dengan nyaman.
"Kalau bersih kan bisa menarik perhatian para pengunjung, jadi bisa ramai yang datang. Kalo untuk fasilitas eskalator ini terakhir digunakan tahun 2018," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala UPT Kebersihan Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung dan Kepala UPT Pasar Bambu Kuning tidak mau memberikan komentar terkait kegiatan ini.
"Maaf ya, saya tidak mau berkomentar, nanti dengan Kadis Lingkungan Hidup aja," terang Kepala UPT Kebersihan.(*)
Video KUPAS TV : SIDAK PASAR PESAWARAN, HARGA BAHAN PANGAN MULAI NAIK
Berita Lainnya
-
Sopian Sitepu: KUHP Baru Tegaskan Pemidanaan yang Manusiawi dan Kontekstual
Selasa, 06 Januari 2026 -
Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Raih Juara 1 dan 2 Lomba Video Edukasi Kreatif Nasional ANFEST 2026
Selasa, 06 Januari 2026 -
Dipicu Hilangnya Speaker, Pemuda Pesisir Barat Dianiaya di Kos-kosan Bandar Lampung
Selasa, 06 Januari 2026 -
PAD Lampung Tak Capai Target Dinilai Karena Potensi Pajak Kendaraan Tidak Akurat
Selasa, 06 Januari 2026









