Dalami Kemunculan Nama-nama Elit, KPK Kembali Periksa Karomani
Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Rektor Unila Nonaktif atau tersangka utama dalam perkara suap PMB Unila jalur mandiri Tahun 2022, Karomani kembali menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (12/12/2022).
Penasehat Hukum Prof Karomani, Ahmad Handoko mengungkapkan, pemeriksaan kliennya tersebut merupakan yang ketiga kali di hadapan penyidik KPK, pemeriksaan itu berlangsung mulai pukul 09.00 sampai pukul 20.00 WIB.
"Hasilnya, mengcrosscheck dari beberapa keterangan saksi-saksi dan menanyakan peristiwa, termasuk pihak-pihak menitipkan dan memberi uang dan lain-lain. Pada intinya, seputar pendalaman siapa saja yang menitip mahasiswa, lalu siapa yang memberikan sumbangan," kata Ahmad, saat dikonfirmasi, Selasa (13/12/2022).
Baca juga : Berlanjut, Kini KPK Periksa 4 Saksi Perkara Suap PMB Unila yang Menyeret Karomani CS
Handoko menjelaskan, pemeriksaan kliennya yang berlangsung sekitar 11 jam tersebut, guna mengkonfirmasi Karomani terkait kemunculan sederet nama-nama elit dalam proses persidangan terdakwa lainnya, Andi Desfiandi.
"Iya mengkonfirmasi nama-nama yang muncul ditanyakan ke Karomani, baik bupati maupun politisi. Semuanya, termasuk nama-nama di dalam barang bukti yang sudah kami serahkan," ujarnya.
Selain itu, dalam pemeriksaan tersebut, kliennya Karomani murni diperiksa hanya sebatas pendalaman dan tidak ada penyerahan atau permintaan barang bukti baru pada penanganan perkara.
"Kalau yang baru tidak ada, kalau barang bukti, semuanya sudah disita penyidik," pungkasnya. (*)
Video KUPAS TV : Gembong Curanmor 30 TKP Asal Lamtim Diringkus di Bandar Lampung
Berita Lainnya
-
Bandar Lampung Sabet Juara I Nasional Creative Financing, Kemendagri Beri Penghargaan
Sabtu, 25 April 2026 -
Kunker ke Bandar Lampung, Mensos Dorong Akurasi dan Digitalisasi Data Bansos
Sabtu, 25 April 2026 -
Mendagri Ajak Lima Kepala Daerah di Sumbagsel Buat Program Konkret 2027-2029
Sabtu, 25 April 2026 -
ITERA Bakal Bangun Auditorium Raksasa Berkapasitas 5.000 Orang, Ajukan Anggaran Rp200 Miliar
Sabtu, 25 April 2026








