Setahun Tertunggak, Jaspel Nakes RSUD Ryacudu Lampura Baru Dibayar Satu Bulan
Foto : Ist.
Kupastuntas.co, Lampung Utara - Jasa Pelayanan (Jaspel) tenaga kesehatan (nakes) RSUD Ryacudu Kotabumi akhirnya terbayar, namun baru terbayar satu bulan dan masih menimbulkan kekecewaan bagi pegawai RSUD Lampura tersebut.
Direktur RSUD Ryacudu Kotabumi, dr. Kholif Paku Alamsyah, M.Kes membenarkan informasi yang diberikan oleh nakes bahwa Jaspel telah terbayar."Iya sudah dibayarkan untuk bulan April selama satu bulan, kemarin sore," jelas Kholif, Rabu (22/09/2021).
Namun terkait dengan akumulasi dana yang dikeluarkan untuk pembayaran Jaspel tersebut, Kholif mengatakan tidak mengingat nya.
"Lupa jumlahnya tapi Insya Allah akan kami lunasi semua beban RSUD Ryacudu Kotabumi," pungkas Kholif.
Sementara itu, nakes RSUD Ryacudu Kotabumi menyatakan kekecewaannya terhadap manajemen Rumah Sakit karena Jaspel selama setahun tertunggak hanya dibayar satu bulan.
"Tahu-tahu kemarin sore dibagikan duit jaspel namun hanya bulan April dan jumlahnya berbeda-beda walaupun kami tidak tahu perhitungan seperti apa belum lagi jaspel kami dari bulan Oktober 2020 sampai Maret 2021 tidak jelas gimana," jelas Nakes RSUD Ryacudu yang minta namanya dirahasiakan.
Dia juga mengatakan bahwa terkait ada penurunan dari jumlah Jaspel yang diterima sebelumnya, nakes RSUD Ryacudu juga menyadari bahwa pasien di bulan April mengalami penurunan drastis.
"Kalau turun jumlahnya wajar sih, karena bulan itu (April) pasien di ruangan kami sepi terlebih Pandemi Covid 19 tapi paling tidak selama setahun dibayar penuh hak Kami," imbuhnya.
Baca juga : Kecewa Satu Tahun Jaspel Tak Dibayar, Nakes RSUD Ryacudu Potong Tumpeng
Seperti dalam pemberitaan Kupastuntas.co sebelumnya puluhan Nakes RSUD Ryacudu Kotabumi telah melakukan pemotongan nasi tumpeng untuk merayakan satu tahun Jaspel mereka yang belum terbayarkan.
Selanjutnya beberapa perwakilan Nakes bernegosiasi dengan pihak manajemen RSUD, dan Manajemen akan segera menyelesaikan permasalahan tersebut. (*)
Video KUPAS TV : BUMD LAMA RUGI, PEMPROV LAMPUNG TAMBAH 5 BUMD BARU (BAGIAN 1)
Berita Lainnya
-
11 Siswa di Lampura Keracunan, Pengelola MBG Akui Lalai dan Siap Perketat Pengawasan
Selasa, 13 Januari 2026 -
Usut Dugaan Korupsi Rp 2,9 Miliar, Kejati Tetapkan Plh Sekda Lampura Jadi Tersangka
Selasa, 13 Januari 2026 -
11 Siswa Keracunan MBG Diduga Jadi Pemicu Guru SDN 3 Sindang Sari Lampura Ngamuk di Sosmed
Senin, 12 Januari 2026 -
Guru SD Negeri 3 Sindang Sari Lampung Utara Keluhkan MBG Tidak Layak Konsumsi, Tempe Pahit dan Buah Busuk
Senin, 12 Januari 2026









