Perjalanan Letkol Usman Sinambela di Lampung (3), Bekerja dengan Tulus dan Ikhlas 1

Kupastuntas.co – Melaksanakan pembinaan teritorial, Denpal ‘B’ 02-12-03/Lampung banyak melakukan kegiatan. Salah satunya adalah membuka Sekolah Sepakbola Angkatan Darat (SSB AD) Sport. Dalam SSB ini, ada beberapa kategori yang dilatih seperti U-16 dan U-19.

Dalam kegiatan sehari-hari, para binaan SSB berlatih di lapangan Markas Denpal, sekaligus berkantor di sana. Letkol CPL Usman Sinambela menyebut, sejak dulu dirinya memang hobi olahraga. Maka dari itu, kebiasaan olahraga tersebut juga ditularkan ke generasi muda.

Dengan tekad dan kemauan yang keras, siapa sangka, SSB yang baru seumur jagung ini berhasil meraih juara I dalam Turnamen Sepakbola Walikota Cup Divisi I tahun 2016. Padahal, jika melihat sarana, prasarana hingga anggaran, sangatlah terbatas.

“Terus terang kita tidak ada anggaran. Bahkan tidak ada bantuan dari pemerintah daerah. Tetapi kita berhasil meraih juara I dalam turnamen tersebut. Itu jelas bukan prestasi yang mudah diraih,” ungkapnya.

Dengan prestasi itu, SSB AD Sport berhasil menunjukkan eksistensinya. Padahal, kalau berbicara modal, ia hanya memiliki kemauan. Namun begitu, tetap saja harus dibarengi dengan prinsip tulus dan ikhlas. Menurutnya, setiap melakukan kegiatan apapun, prinsip tulus dan ikhlas harus selalu dipegang, sehingga pekerjaan pun dapat membuahkan hasil yang baik.

“Alhamdulillah, kita bisa nyata meraih prestasi yang membanggakan. Padahal SSB kita ini belum ada fasilitas memadai maupun bantuan dari pihak luar. Tetapi yang perlu ditekankan adalah niatnya dulu. Kalau niat kita baik, maka kerjakan dengan tulus dan ikhlas. Dengan izin dan ridho Allah, pasti berjalan dan meraih yang terbaik,” kata pria berdarah Batak ini.

Nantinya saat bertugas di Jambi, Usman mengaku masih tertarik mengembangkan olahraga di sana. Meski demikian, ia terlebih dahulu akan mempelajari dan menentukan orientasi di lingkungan yang baru.

Disinggung rencana selanjutnya, usai bertugas di Jambi nanti, Usman mengaku ada niat untuk kembali ke Lampung. Agaknya dari berbagai wilayah di Nusantara yang sudah dilewati selama bertugas, ia lebih tertarik untuk melanjutkan hidup di Bumi Ruwa Jurai.

“InsyaAllah setelah dari Jambi, kalau umur panjang, ingin kembali ke Lampung. Mungkin berwiraswasta atau menggeluti bidang lain. Tapi kita manusia hanya bisa berharap, dan Allah juga yang menentukan,” tutupnya. (Tampan)

MTQ PSWRN