HUT TNI AD ke-71, Korem 043/Gatam Gelar Bakti Sosial 1

Kupastuntas.co – Detasemen Kesehatan 02-04-03 043/Garuda Hitam Bandar Lampung memiliki tugas pokok memberikan layanan dan dukungan kesehatan bagi segenap prajurit 034 Gatam yang ada di Lampung. Namun demikian, detasemen ini juga fokus pada pelayanan kesehatan masyarakat.

Komandan Detasemen Kesehatan (Dandenkes) 02-04-03, Letkol CKH Anggiat Sahat, menjelaskan anggota Denkes berjumlah sekitar 98 orang yang tersebar di Makorem dan tiap Kodim. Setiap anggota Denkes bertugas melayani para prajurit dalam hal kesehatan.

“Di mana ada prajurit Korem, di situ ada Poskes. Tiap Kodim pasti ada anggota Denkes untuk mendukung tugas Kodim di bidang kesehatan,” ungkapnya, saat ditemui Kupas Tuntas di ruang kerjanya, Kamis (5/1/2017).

Di samping mendukung tugas pokok Korem, Denkes juga merupakan sub sistem kesehatan nasional, yakni mendukung peningkatan kesehatan masyarakat. Berbagai kegiatan juga telah dilakukan, seperti pengobatan gratis, operasi bibir sumbing gratis, pengobantan penyakit degeneratif dan berbagai kegiatan lainnya.

Kegiatan ini, jelas Anggiat, merupakan bagian dari ‘serbuan teritorial’ bidang kesehatan yang dicanangkan oleh Panglima TNI.

“Kami selaku bagian dari aparatur negara mempunyai kewajiban untuk membantu masyarakat. Nanti kita juga adakan operasi katarak gratis. Kita menunggu momen saja. Kalau tidak ada kegiatan dinas, kita adakan kegiatan yang menyentuh masyarakat. Motto kita sangat jelas; bersama rakyat TNI kuat. Jadi tidak boleh hanya TNI, tetapi juga kepada masyarakat,” urainya.

Dalam menjalankan tugas, saat ini Denkes TNI AD sudah memiliki Rumah Sakit DKT yang ada di sebelah RSU Abdul Moeloek. RS DKT juga sudah mendapatkan akreditasi paripurna dari KARS. Akreditasi ini setara dengan akreditas A plus di perguruan tinggi.

“Bahkan di jajaran TNI AD, RS tingkat IV baru ada empat yang paripurna. Salah satunya yang kita miliki. Itu berarti RS DKT nilainya sudah di atas 80 dalam aspek peningakatan mutu, pelayanan, dan sarana prasarana,” tambah Dandenkes.

Lebih jauh Anggiat mengatakan, RS DKT tidak hanya difokuskan untuk pelayanan prajurit, PNS dan veteran. Jika ada fasilitas lebih, juga bisa diperuntukkan bagi warga. Sementara untuk pelayanan anggota, pria berdarah Batak ini menyebut akan berupaya meningkatkan mutu pelayanan. Yakni untuk Tamtama dan Bintara diupayakan agar tidak lagi dirawat di kelas II, tetapi kelas I. Sementara untuk Perwira diupayakan dirawat di kelas VIP.

“Karena RS ini ada untuk mereka. Jadi mengapa kita tidak memberikan pelayanan yang terbaik kalau kita mampu? Ini yang akan saya upayakan agar terwujud. Sehingga TNI kita bisa bangga, lalu masyarakat pun ikut bangga,” tandasnya. (Tampan)

MTQ PSWRN