Band Lampung Ramaikan Belantika Musik Indonesia (1), The Raize Bersiap Wujudkan Mimpi 1

 

Kupastuntas.co – Jika tidak ada aral melintang, belantika musik Indonesia akan kembali diwarnai dengan kehadiran band asal Lampung bernama The Raize.

Band beraliran pop energik ini telah dirangkul label besar yang bermarkas di Jakarta. Kontrak pun telah ditandatangani, belum lama ini.

Jika semua berjalan sesuai rencana, The Raize akan berstatus pendatang baru di belantika musik Indonesia. Tapi, langkah awal ini tidak terlepas dari kerja keras band yang beranggotakan Rheza (vokal), Awan (drum), Ervan (gitar), Zoe (bass), dan Indra (keyboard).

The Raize terbentuk 10 tahun lalu. Dalam kurun waktu itu, band ini lebih sering menghabiskan waktunya dalam session indie band Lampung. Eksistensi dan kerja keras Ervan dan Zoe Cs tidak sia-sia.

Band yang awalnya bernama Response itu mampu membuat label besar melirik mereka dan bersedia memproduksi album pertama, yang rencananya akan diberi judul Dua Hati.

“Kita berharap musik serta karakter The Raize dapat diingat semua kalangan. The Raize mengedepankan karakter suara sang vokalis, Rheza, yang berbalut irama pop energik,” tutur sang bassist, Zoe.

Januari 2017, The Raize mengeluarkan single pertamanya berjudul Ketulusan Cinta, ciptaan Rheza.

“Kabar baiknya, pihak label akan memproduksi pembuatan video klip The Raize di Australia. Semoga karya kami banyak diterima oleh masyarakat dan membawa nama baik Provinsi Lampung, amin,” ucap Zoe.

Gitaris The Raize, Ervan, menambahkan jika kesempatan bekerja sama dengan label besar ini justru membuat mereka harus bekerja lebih keras.

“Kendalanya, kita harus bagi waktu dengan kesibukan masing-masing personel termasuk menyesuaikan waktu dengan jadwal recording yang mau tidak mau harus dilakukan sampai larut malam. Intinya, dari manajemen waktu kita bisa kedodoran,” tuturnya.

Namun, Ervan mengatakan bandnya memiliki cara sendiri untuk menjaga kekompakan. “Kita selalu bikin cair suasana, teman-teman juga sering bercanda. Intinya kita garap serius tapi santai,” ungkapnya.

Ditambahkan, proses recording dan mixing akan memakan waktu sekitar 3 bulan. (Rizky)

MTQ PSWRN