3 Rumah Sakit Ditegur BPJS Kesehatan, Ini Kata Komisi IV DPRD Bandar Lampung 1
Kartu Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Rumah Sakit yang sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan diminta meningkatkan pola pelayannya. Sehingga tak lagi dikeluhkan warga, terutama pengguna layanan BPJS.

Anggota Komisi V DPRD Lampung, Yandri Nazir mengatakan, banyaknya kesulitan yang dialami pengguna layanan BPJS Kesehatan sungguh ironi. Keluhan dari pengguna BPJS hingga kini masih sering terdengar dan merasa dianak tirikan dari pasien umum.

Baca juga : Brankas Dirusak, BPJS Cabang Utama Bandar Lampung Merugi Rp 85 Juta

“Keluhan itu juga langsung disampaikan masyarakat ke DPRD Lampung. Maka ke depan pola pelayanan rumah sakit harus berubah, dan lebih baik lagi,” kata Yandri, Rabu (6/12/2017).

Sebelumnya, BPJS Kesehatan Kota Bandar Lampung sudah memberikan teguran keras kepada tiga rumah sakit karena melakukan pelanggaran administrasi dan buruknya pelayanan terhadap pengguna BPJS. Sayangnya, pihak BPJS tidak mau menyebut ketiga nama RS tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bandar Lampung, Edwin Rusli, mengatakan, tiga rumah sakit yang mendapat teguran itu harus jadi peringatan bagi RS lain untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Baca juga : 3 Warga OKU Timur Rampok Kantor BPJS di Rajabasa

Ke depannya, Dinkes terus melakukan pemantauan kepada RS milik pemerintah dan swasta terkait pelayanan BPJS. “Kami juga sudah berulang kali mengimbau tiap puskesmas agar selalu bersikap sopan dan senyum kepada warga yang berobat,” tandasnya.

Sementara, Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Subadrayani meminta pihak BPJS tetap memantau pelayanan di RS. “Karena memang banyak warga yang mengadu pelayanan kurang maksimal jika memakai BPJS, konsumen jelas merasa dirugikan,” tandasnya.

Subadrayani juga meminta BPJS mengumumkan nama rumah sakit yang memberikan pelayan buruk kepada pasien BPJS. “Mereka (BPJS) harus berani umumkan, agar masyarakat tau, mana pelayanan Rumah sakit yang benar atau tidak,” tandasnya. (Wanda)