Ilustrasi.

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – SG (24), pelaku dugaan pencabulan anak di bawah umur ditangkap polisi. Modus pelaku yakni dengan cara mencampurkan minuman korban dengan obat penenang kemudian merudapaksa korban.

Direktur Kriminal Umum Polda Lampung, Kombes Pol Heri Sumarji melalui Kasubdit IV Remaja Anak dan Wanita (Renakta), AKBP Ferizal, mengatakan, persitiwa pencabulan itu terjadi pada (27/9/2017) lalu sekitar pukul 14.30 WIB, di mana korban sedang berada di Tanjung Senang dekat sekolahnya, yang kemudian dijemput oleh pelaku dengan cara dikenalkan oleh teman korban yang terlebih dahulu mengenal pelaku.

Sesudah bertemu, pelaku yang merupakan warga Kecamatan Panjang, Bandar Lampung itu, membawa korban ke Pantai Mutun, lalu dirudapaksa di pondokan dalam keadaan setengah sadar sebanyak satu kali. “Sesudahnya korban enggak dipulangin ke rumahnya, tapi diantar ke rumah salah satu temannya pada malam hari, karena korban takut pulang,” kata Ferizal, Kamis (12/10/2017).

Kemudian, korban melapor ke Polsek Kedaton, dan pelaku ditangkap keesokan harinya dibantu dengan teman korban untuk bertemu, lalu petugas langsung mengamankan pelaku tanpa melakukan perlawanan. “Perkara ini awalnya ditangani Polsek Kedaton, karena lokasi kejadian berada di Bandar Lampung dan Pesawaran, sehingga Polsek Kedaton kesulitan karena wilayah hukummya berjauhan. Jadi perkaranya kita tarik,” ujarnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal berlapis yakni Pasal 332 KUHP tentang melarikan anak di bawah umur, dan Pasal 76 D UU No.35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. (Oscar)

Iklan UBL