Tiga Anggota Dewan Pengeroyok Ketua Satgas AMPG Diadili di PN Tanjung Karang 1
Foto ilustrasi.

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang menggelar sidang perdana kasus dugaan pengeroyokan terhadap Ketua Satgas AMPG Lampung, Fasni Bima dengan tiga terdakwa yang merupakan anggota DPRD dari Partai Golkar yakni Azwar Yakub dan Miswan Rodi (anggota DPRD Lampung) serta Jhoni Corne (anggota DPRD Pesawaran).

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sukaptono, ketiganya didakwa Pasal 170 ayat (2) ke-1 KUHP tentang Pengeroyokan dan Pasal 351 ayat (1) tentang Penganiayaan dan dakwaan lebih subsidair pasal 358 KUHP tentang Turut Perkelahian jo pasal 55 KUHP.

Pada dakwaannya, Sukaptono menjelaskan, kerusuhan terjadi di kantor DPD I Partai Golkar Lampung, Kamis (15/09/2016) pagi lalu. Akibat kerusuhan itu, satu orang mengalami luka bocor di kepala dan dua lainnya mengalami memar. Korban luka bocor di kepala adalah Fasni Bima (48), Ketua Satgas AMPG Provinsi Lampung. Dua korban memar adalah Dahlan (53) dan Imron (26).

Para korban mendapat perawatan di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Bumi Waras. Fasni mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Dimana, dirinya dipukuli puluhan orang dan pada bagian kepalanya dipukul pakai balok kayu batu dan paving block.

Kerusuhan itu merupakan buntut dari pemecatan Ketua DPD I Partai Golkar Lampung M Alzier Dianis Thabranie. Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto memecat Alzier sebagai ketua DPD I Golkar Lampung dan menunjuk Plt Ketua DPD I Golkar Lampung Letjen (Pur) Lodewijk Friedrich Paulus. (Oscar)

Iklan UBL