Kasus Pungli, Polda Lampung Resmi Tetapkan Status Kadiskes Lamtim Jadi Tersangka 1
E selaku Kadiskes Lamtim (tengah) telah resmi ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan pungli oleh Polda Lampung. Foto: Ist/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Kepolisian daerah (Polda) Lampung akhirnya menetapkan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Lampung Timur (Lamtim), E, sebagai tersangka atas kasus dugaan pungutan liar (pungli) proyek Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Penetapan tersangka tersebut, setelah tim penyidik Saber Pungli Polda Lampung melakukan pemeriksaan terhadap para saksi dan oknum PNS berinisial R yang tertangkap lebih dulu.

Kapolda Lampung, Irjen Pol Sudjarno, mengatakan, jika penyidiknya telah menetapkan E sebagai tersangka. “E sudah kita tetapkan sebagai tersangka, sedangkan R sudah kita tahan,” kata Kapolda usai menggelar apel Operasi Ramadniya Krakatau 2017 di Lapangan Saburai, Senin (19/06/2017).

Sudjarno menjelaskan, tim penyidiknya telah melayangkan surat pemanggilan terhadap E.

“E sudah kita panggil sebagai tersangka. E ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan hasil pemeriksaan R dan saksi sudah mengarah kepada E. Sudah kita gelar perkara, termasuk suaminya E juga kita panggil,” ujarnya.

Untuk diketahui, Tim Saber Pungli Polda Lampung melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap perempuan berinisial R, PNS di Dinas Kesehatan Lampung Timur. Saat diamankan, R diduga akan mengantarkan uang sebesar Rp48 juta pada Selasa (13/06/2017) lalu. “Waktu itu, R diamankan berikut barang bukti uang Rp48 juta,” kata Kapolda.

Atas kasus ini, Polda juga telah menggeledah di kantor Dinkes Lamtim dan menyita sejumlah dokumen.

Dikatakan Kapolda, OTT tersebut diduga terkait proyek Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Proyek JKN ini merupakan proyek nasional yang harus diamankan dan tidak boleh ada penyimpangan. (Oscar)