Calon Mahasiswa yang Mendaftar PTS Masih Rendah
Gedung IBI Darmajaya. Foto: Ist/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Kemajuan teknologi informasi (IT) saat ini membuat handphone sebagai sarana komunikasi yang sangat dibutuhkan masyarakat. Karena itu, bisnis penjualan handphone menjadi prospek usaha yang cukup menjanjikan.

Namun saat ini, pengenalan produk dan promo handphone masih dilakukan secara manual dengan mendatangi konsumen dan menyebarkan brosur. Hal ini yang menginspirasi Anggi Suci Lestari berinisiatif merancang sistem informasi pengenalan produk dan promo handphone berbasis short message service (sms) gateway.

Mahasiswa Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya ini mengembangkan sistem tersebut menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC) dan difasilitasi oleh website menggunakan bahasa pemograman PHP dan database MySQL. Penelitian ini telah dilakukan Anggi di PT Samsung Elektronik Lampung sebagai tugas Skripsinya di Jurusan Sistem Informasi dibawah arahan dosen pembimbing Indera, SKom., MTI.

“Dengan adanya sistem ini, maka mempermudah perusahaan dalam menyampaikan semua informasi mengenai produk handphone terbaru, dan promo terbaru sehingga lebih cepat sampai kepada masyarakat dan menarik bagi konsumen,” ujarnya, Rabu 11 Januari 2017.

Gadis kelahiran 5 Juni 1991 ini menerangkan, informasi yang diberikan melalui sms gateway yakni tentang produk, harga, dan promo terbaru.

Dari penerapan sms gateway ini perusahaan juga akan mendapat informasi rating produk mana yang yang paling diminati oleh pelanggan untuk peningkatan penjualan.

Terpisah, dosen pembimbing, Indera SKom., MKom mendukung dan mengapresiasi mahasiswanya untuk aktif serta kreatif melakukan penelitian.

Selain menunjukkan penguasaan terhadap ilmu yang diperoleh dari perkuliahan, melalui penelitian juga mahasiswa bisa memberikan ide pemikirannya terhadap permasalahan yang ada di masyarakat. “Dalam sistem informasi pengenalan produk dan promo bisa dikembangkan lagi untuk sistem pemasaran online.

Sehingga memudahkan konsumen untuk langsung memesan produk tanpa harus mendatangi counter,” ungkapnya.

Lanjutnya, Darmajaya membuka ruang bagi instansi pemerintah dan swasta yang tertarik mengembangkan dan menerapkan hasil-hasil penelitian dosen maupun mahasiswa sehingga manfaatnya akan lebih dirasakan oleh masyarakat. (*)