Di Bandar Lampung, Ada Kampung Grafiti, Dulunya Kumuh 1
Suasana Kampung Grafiti di Kelurahan Kota Karang yang dipenuhi ragam lukisan. Foto: Wanda/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Sekelompok remaja tampak asyik berswafoto dengan latar belakang tembok yang dilukis (grafiti). Mereka bukan sedang berada di pameran seni atau bangunan komersil, tapi di tengah-tengah perkampungan padat penduduk.

Ya, kampung yang berada di Kelurahan Kota Karang Raya, Kecamatan Teluk Betung Barat, Bandar Lampung, kini menjadi sorotan. Hampir semua tembok rumah di daerah ini dipenuhi dengan lukisan warna-warni serta grafiti. Pemandangan ini pun menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Sugianto, warga setempat, mengatakan, lukisan dan gambar warna warni ini dikerjakan sejak 3 bulan lalu melalui program pemberantasan kawasan pemukiman kumuh yang diadakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Usulan ini juga dikoordinasikan bersama warga sekitar, kami setuju adanya pemilihan lukisan dan gambar yang dikenal dengan grafiti ini,” ujar Sugianto saat diwawancarai Kupastuntas.co.

Ia bersama warga pun senang adanya grafiti ini, sebab sebelum ada lukisan dinding ini, kampungnya dikenal sebagai kawasan kumuh. “Dulu kampung kami dikenal sebagai kampung kumuh, namun saat ini kami patut berbangga, karena kampung ini sudah indah. Warga luar pun banyak berdatangan untuk melihat lukisan-lukisan ini,” ucapnya.

Lurah Kota Karang Raya, Nani Heri, mengatakan, program ini sudah berjalan sejak tiga bulan lalu, dibantu warga setempat. Sebelum tembok-tembok rumah warga dilukis, pihaknya pun mengadakan musyawarah kepada warga. “Warga pun antusias untuk membantu dan melakukan pengecetan,” katanya.

Kedepan, Kelurahan Kota Karang Raya ini juga akan dibuatkan taman bermain untuk anak-anak, sehingga sesuai dengan moto, menjadi kampung yang bahagia untuk masyarakat. “Kami berterima kasih atas program ini, karena bisa mengubah wajah kampung kami yang tadinya kumuh, kini tampak lebih indah,” ucapnya.

Sebelumnya, Perwakilan dari KemenPUPR, Direktur Pengembangan Kawasan Pemukiman, Astrianah Wijayanti, mengatakan kegiatan pemberantasan kawasan kumuh ini direspon dengan baik oleh Pemkot Bandar Lampung.

Ada 7 kecamatan yang mendapatkan bantuan pengentasan pemukiman kumuh. Yakni Kecamatan Telukbetung Selatan, Panjang, Bumi Waras, Telukbetung Timur, Tanjungkarang Barat, Tanjungkarang Timur, Way Halim dan Kedaton. Bantuan yang diberikan untuk perbaikan 7 poin, yaitu drainase, bangunan, jalan lingkungan, lampu penerangan jalan, persampahan, sanitasi, jembatan, dan ruang terbuka hijau. (Wanda)