Ilustrasi

Kupastuntas.co, Bandar Lampung -Sesuai Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 63 Tahun 2017 tanggal 31 Agustus 2017, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan membuka kesempatan kepada Warga Negara Indonesia untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang akan ditugaskan di unit kerja lingkup Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di seluruh Indonesia.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Bambang Hendroyono dalam pengumumannya, Selasa (5/9) pekan lalu menyebutkan, ada 700 formasi CPNS yang akan dibuka tahun ini. Ke-700 formasi itu, masing-masing terdiri untuk pelamar umum sebanyak 620 formasi, pelamar terbaik atau cumlaude sebanyak 70 formasi, dan 10 formasi lainnya untuk putra-putri Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat.

“Jabatan yang terbuka dalam penerimaan CPNS ini adalah: a. Pengawas Lingkungan Hidup Pertama (72 formasi); b. Pengendali Ekosistem Hutan Pertama (140 formasi); c. Pengendali Ekosistem Hutan Terampil (45 formasi); d. Polisi Kehutanan Pertama (177 formasi); dan e. Polisi Kehutanan Terampil (266 formasi),” jelas Bambang seraya menambahkan, rencana penempatan secara detail dapat diakses di http://cpnsonline.menlhk.go.id .

Kecuali untuk jabatan Pengendali Ekosistem Hutan Terampil dan Polisi Kehutanan Terampil yang mensyaratkan lulusan Diploma Tiga (D3) bagi peminatnya, jabatan lain mensyaratkan lulusan sarjana Strata Satu (S1).

Khusus jabatan Polisi Kehutanan, menurut Sekjen Kementerian LHK itu, memiliki persyaratan tambahan sebagai berikut: a. Memiliki tinggi badan minimal 165 cm (untuk laki-laki) dan 160 cm (untuk perempuan) dengan Indek Massa Tubuh (IMT) ideal; dan b. Tidak buta warna, tidak berkaca mata (minus/plus) dan tidak cacat badan.

Sebagaimana pembukaan penerimaan CPNS pada instansi pemerintah lainnya, pendaftaran untuk penerimaan CPNS di lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dibuka pada 11 – 25 September 2017.

Para pelamar yang berminat harus terlebih dahulu mendaftaran secara online melalui website http://sscn.bkn.go.id ,  menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (KK) untuk mendapatkan username dan password. Setelah mendapatkan username dan password, selanjutnya pelamar melakukan pendaftaran melalui website Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di http://cpnsonline.menlhk.go.id .

“Pelamar hanya dapat memilih 1 (satu) formasi jabatan yang sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan,” tegas Bambang.

Menurut Sekjen Kementeria LHK itu, lokasi pelaksanaan seleksi dapat dipilih oleh pelamar pada saat melakukan pendaftaran online, dan keputusan akhirnya ditetapkan oleh Panitia dan bersifat mengikat.

Lokasi pelaksanaan seleksi  penerimaan CPNS Kementerian LHK adalah: a. Medan; b. Jakarta; c. Surabaya; d. Banjarbaru; e. Makassar; dan f. Jayapura. (*)