Megawati Soekarnoputri

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Dokumen otentik pidato proklamator, Soekarno mengenai Pancasila yang disampaikan dalam sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK), 1 Juni 1945, belum ditemukan.

Demikian diungkapkan Ketua Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Megawati Soekarnoputri di halaman Istana Presiden, Bogor, Sabtu (12/08/2017).

“Dokumentasi pidato Bung Karno 1 Juni 1945, sekarang sangat sulit untuk didapatkan,” ujar Megawati di depan 503 mahasiswa perwakilan dari seluruh Indonesia yang sedang mengikuti program Penguatan Pendidikan Pancasila yang digelar oleh UKP-PIP.

“Tapi itu sulit sekali. Karena saya kira itu disembunyikan atau di-destroyer. Itulah ironisnya sejarah bangsa kita,” lanjut dia.

Diketahui, pidato Bung Karno 1 Juni 1945 di depan sidang BPUPK itu merupakan momen sejarah. Dalam pidato itulah konsep serta rumusan awal Pancasila pertama kali dikemukakan oleh Soekarno sebagai dasar negara Indonesia. Momen itu disebut sebagai lahirnya Pancasila.

Pemerintahan Joko Widodo pun menjadikan dasar momen itu sebagai salah satu bahan pertimbangan penetapan tanggal 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila. Megawati melanjutkan, UKP-PIP akan berupaya mendapatkan dokumen asli dan otentik yang dimaksud.

“Sebagai UKP-PIP, kami berupaya untuk mendapatkan dokumen asli otentik dari risalah pidato Bung Karno ketika berbicara tentang Pancasila di BPUPK,” katanya. (Kmp)