Rumah Panggung Ludes Terbakar, Seorang Penghuni Tewas 1
Rumah Rosida yang telah rata dengan tanah usai kejadian. Foto: Indro/Kupastuntas.co

 

Kupastuntas.co, Way Kanan – Kebakaran hebat hanguskan sebuah rumah panggung di Dusun Talang Petai, Kampung Datar Bancong, Kecamatan Kasui, Kabupaten Way Kanan, Jum’at (6/1/2016) lalu, sekira pukul 02.00 WIB. Seorang anak perempuan berumur sembilan tahun yang diduga terjebak di dalam kamar dilaporkan polisi tewas mengenaskan.

Kapolsek Kasui Iptu Saipul Nawas, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kebakaran hebat itu menimpa kediaman korban Rosida (58) yang juga merupakan nenek dari Nabila Zahra Putri (9) penghuni rumah yang tewas saat kejadian.

“Sebelumnya daerah setempat sedang mengalami pemadaman listrik. Kala itu sang nenek Rosida menyalakan lilin di dalam kamarnya yang terdapat sang cucu (korban tewas) tengah tertidur pulas,” katanya, Minggu (8/1/2016).

Saipul menambahkan, diduga setelah keduanya tertidur lilin tersebut menyambar kasur dan kemudian api membesar hingga ujungnya menghabiskan dinding rumah yang terbuat dari papan hingga sang cucu pun tewas di dalam kamar.

“Sementara jenazah telah dimakamkan dan untuk keruguan materil diperkirakan ratusan juta rupiah akibat semua perabotan rumah tangga pun hagus dilalap si jago merah,” ucap dia.

Kejadian nahas ini juga dibenarkan Fadila (35), yang merupakan ayah dari korban tewas (Nabila) yang sangat terpukul atas kejadian tersebut. Menurut Fadila, korban saat itu memang tengah menginap dikediaman neneknya Rosida, lantaran dirinya dan sang ibu tengah membantu tetangga yang sedang hajatan.

“Sekira pukul 22.20 WIB saya lihat api di rumah emak (Rosida, red), sudah membesar lalu saya teriak minta bantuan warga. Tapi api sudah sulit dipadamkan, sehingga Nabila tidak terselamatkan,” sedihnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Waykanan, Rusli Arsyad mengatakan, timnya telah berkunjung ke keluarga korban dan memberikan bantuan berupa makanan siap saji dan kebutuhan darurat lainnya.

“Saat mendapat laporan, saya sedang cek pohon tumbang di Gunung Labuhan, namun tim sudah saya kirimkan kesana untuk memberi bantuan darurat, kemudian Senin nanti dari laporan kepala kampung akan kita buatkan nota dinas ke Bupati untuk pemberian bantuan materinya,” pungkasnya. (Indro)