Kasihan…Usai Melahirkan, Warga Lampung Utara Ini ‘Ditahan’ RSUDAM 1
Indarti warga Kelurahan Gapura, Kecamatan Kota Bumi Kabupaten, Lampung Utara, yang tertahan di RSUDAM usai bersalin, Kamis (9/11/2017). Foto: Bong/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Utara – Kepulangan Indarti salah seorang pasien di RSUD Abdoel Moeloek Bandar Lampung yang telah dibantu oleh Forum Masyarakat Transparansi Lampung (FMTL) dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan Lampung Utara Maya Metissa.

“Tentang bayi bersama ibunya itu, tempo hari yang mengeluarkan adalah orang Bandar Lampung (FMTL). Saya memang diperintahkan menjemput, tetapi belum sampai di Bandar Lampung ternyata pasien sudah dibantu oleh warga di sana,” kata Maya Metissa, Selasa (14/11/2017).

Baca juga : Kasihan…Usai Melahirkan, Warga Lampung Utara Ini ‘Ditahan’ RSUDAM

Penjemputan itu, menurutnya atas perintah Bupati Lampung Utara karena informasi yang beredar bahwa pasien tersebut sebelumnya dikabarkan sempat ditahan oleh pihak rumah sakit karena masalah biaya dan Bupati Lampung Utara perintahkan Dinas Kesehatan melakukan penjemputan.

“Sekarang pasien (Indarti) bersama bayinya masih di rumah saudaranya di Bandar Lampung. Apabila ibu dan bayi itu telah siap pulang, ya akan kita lakukan penjemputan menggunakan ambulance gratis milik Pemkab Lampung Utara,” jelas Kadiskes Lampung Utara itu.

Sementara, Kabag Humas Lampura Martahan menyatakan dirinya belum tahu perihal kepulangan Indarti yang diklaim Humas Lampura seperti ditulis melalui akun Facebook Humas Lampura.

Ia mengakui, anak buahnya keliru saat menyampaikan informasi tersebut. “Saya sudah sampaikan ke anak buah saya dalam waktu beberapa jam kita akan buat klarifikasinya,” ungkapnya. (Sarnubi/Zainal)