DPRD Tanggamus Sahkan APBD TA 2018 1
Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan dan Wabup Samsul Hadi menandatangani nota kesepahaman Ranperda APBD Tahun 2018.
Foto: Sayuti/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Tanggamus – DPRD Kabupaten Tanggamus mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tanggamus Tahun Anggaran 2018 sebesar Rp1.635.889.400.840,05 di gedung DPRD setempat,  Selasa (05/12/2017).

Pengesahan APBD tahun 2018 tersebut dilakukan dalam rapat paripurna penyampaian laporan hasil pembahasan, persetujuan DPRD dan pendapat akhir kepala daerah terhadap rancangan APBD Kabupaten Tanggamus Tahun Anggaran 2018 dipimpin Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan dan dihadiri 43 anggota dari 45 anggota DPRD.

Dari eksekutif hadir Wakil Bupati Tanggamus Samsul Hadi, Sekretaris Kabupaten Andi Wijaya, para asisten, staf ahli bupati, kepala Organisasi Perangkat Daerah, camat, dan undangan lainnya.

Tercatat, dalam postur APBD Kabupaten Tanggamus tahun 2018 yang dibacakan Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Tanggamus AM Syafi’i itu disebutkan, target pendapatan Tanggamus tahun 2018 sebesar Rp1.635.889.400.840,05. Sedangkan belanja daerah pada tahun 2018 sama dengan target pendapatan yaitu sebesar Rp1.635.889.400.840,05.

“Dengan demikian APBD Tahun 2018 ini berimbang, yang ditandai surplus (defisit) Rp0 serta sisa lebih anggaran (Silpa) Rp0,” jelas Syafi’i.

Dalam laporan hasil pembahasan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Tanggamus atas APBD tahun 2018  juga memuat 6 catatan saran untuk dilaksanakan oleh seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Tanggamus, yang merupakan hal yang tidak terpisahkan dari Persetujuan dan Pengesahan Ranperda APBD tahun 2018.

Pertama, Banggar DPRD meminta pemerintah daerah dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Tanggamus segera memproses Perda APBD tahun 2018 dalam waktu yang tidak lama.

Kedua, Banggar mengharapkan adanya pemerataan pembangunan infrastruktur antar kecamatan dan antar pekon, demi keseimbangan kemajuan antar kawasan.

Ketiga, Banggar mengharapkan Pemda terus meningkatkan mutu pendidikan dan pelayanan kesehatan, serta meningkatkan potensi unggulan daerah terutama potensi agrobisnis, agrowisata dan industri yang mampu mendorong tumbuhnya lapangan kerja dan lapangan usaha.

Keempat, Banggar mengharapkan Pemda terus menarik investor untuk bekerjasama dalam memperluas lapangan kerja dan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Kelima, Banggar mengharapkan agar Pemda terus meningkatkan efektifitas dan efisiensi serta meningkatkan pengawasan baik internal maupun eksternal.

Keenam, meminta fraksi-fraksi DPRD Tanggamus menyampaikan pendapat akhir terkait belum disepakatinya antara Banggar dan TAPD tentang anggaran honorarium (insentif) tenaga kerja non PNSD, terkait jumlah nominal rupiah dan jumlah orang tenaga kerja non PNSD.

Sementara itu, 7 fraksi DPRD Tanggamus melalui juru bicaranya dalam pendapat akhir fraksi pada prinsipnya setuju APBD tahun 2018 untuk dijadikan Perda dengan beberapa catatan.

Sementara, Wakil Bupati Tanggamus Samsul Hadi mengatakan, penyusunan Ranperda APBD 2018 telah disesuaikan dengan arah kebijakan pokok pembangunan Kabupaten Tanggamus, yang merupakan prioritas dan tertuang dalam Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS).

Dimana secara garis besar komposisi  Ranperda APBD Tanggamus Tahun Anggaran 2018 adalah pendapatan daerah 2018 dianggarkan sebesar Rp1,63 triliun. Terdiri dari pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp83,87 miliar, dana perimbangan sebesar Rp1,08 triliun, serta lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp470,29 miliar.

Sedangkan belanja daerah Tanggamus tahun 2018 dianggarkan sebesar Rp1,63 triliun. Terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp1,03 triliun dan belanja langsung mencapai Rp598,05 miliar. Pembiayaan daerah tahun 2018 secara total Rp0,0.

“Dengan kondisi tersebut, maka APBD Kabupaten Tanggamus Tahun 2018 tetap dalam kondisi anggaran berimbang, antara pendapatan dan belanja,” ujar Samsul Hadi.

Pada kesempatan itu, Wabup Tanggamus Samsul Hadi mengharapkan seluruh kepala OPD untuk memperhatikan dan menindaklanjuti seluruh sumbang-saran, pendapat, dan rekomendasi yang disampaikan segenap pimpinan dan anggota DPRD, baik dalam rapat Banggar maupun rapat komisi dan pandangan fraksi.

“Ini dalam rangka perbaikan dan penyempurnaan pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan pada masyarakat tanggamus,” terang Samsul.(**)