Palak Sopir Truk dengan Kapak, 4 Remaja Ini Dibekuk Polisi 1
Keempat tersangka beserta barang bukti diamankan petugas kepolisian. Foto: Dirsah/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Selatan – Sebanyak empat orang pelaku pemalakan di areal Jalan Lintas Timur (Jalintim) dibekuk aparat Kepolisian Resor Lampung Selatan, Senin (19/6/2017) dini hari sekitar pukul 00.00 WIB. Komplotan pemalak ini diamankan setelah melakukan aksinya di Desa Sumber Nadi, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan.

Kapolres Lampung Selatan AKBP Adi Ferdian Saputra didampingi Kasat Rekrim AKP Rizal Effendi menuturkan, keempat tersangka yang diamankan polisi adalah Nursalim (17), Teguh Wahyudi (18), Toni (21) dan Syahroni Sianturi (19).

“Kesemua tersangka yang kita amankan dini hari tadi, adalah warga Dusun Buring, Desa Sukabaru, Kecamatan Penengahan,” terang Rizal saat ditemui di ruang kerjanya.

Rizal menerangkan, bila tindakan yang dilakukan oleh komplotan tersebut yakni dengan memepet kendaraan truck cold diesel nopol BE 9512 CE yang dikendarai oleh Masdar (48) warga Gunung Sugih, Lampung Tengah, dengan menggunakan sepeda motor.

Para pelaku mengancam korban dengan menggunakan kapak dan besi dongkrak, untuk meminta sejumlah uang. “Nah, korban ini sempat tidak mau ngasih uang yang pelaku minta, terus para pelaku ini langsung memecahkan kaca mobil korban, agar korban memberikan uang seperti yang mereka minta,” kata Rizal.

Karena merasa takut, korban pun akhirnya memberikan sejumlah uang kepada para pelaku tersebut, demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. “Ya, akhirnya korban memberikan uang sebesar Rp200.000 kepada para pelaku, tak lama setelah itu, korban pun melapor kepada pihak yang berwajib,” terangnya.

Usai mendapatkan laporan itu, pihak kepolisian yakni dari jajaran Polsek Penengahan dan Satreskrim Polres Lampung Selatan, langsung memburu keberadaan para pelaku.

Tak lama berselang, empat remaja tanggung yang menjadi pelaku pemalakan dengan menggunakan kapak itu dibekuk petugas, berikut dengan barang bukti yang digunakan mereka dalam melancarkan aksi tersebut. “Kesemua tersangka sudah kami amankan, termasuk barang bukti kapak, besi dongkrak, dua unit sepeda motor dan uang tunai sebesar Rp200.000 hasil kejahatan mereka. Saat ini kasus pemalakan ini sedang ditangani oleh jajaran Polsek Penengahan,” terangnya. (Dirsah/Edu)

Iklan UBL