• Jumat, 03 Juli 2026

Puluhan Grup Nyambai Tampil Memukau, Festival Sekala Bekhak XII Perkuat Pelestarian Budaya

Jumat, 03 Juli 2026 - 18.43 WIB
15

Lomba Nyambai yang menampilkan beragam kelompok seni dari berbagai pekon di Kabupaten Lampung Barat. Foto: Ist

Kupastuntas.co,  Lampung Barat - Hari kedua pelaksanaan Festival Sekala Bekhak XII di Taman Kota, Kecamatan Balik Bukit, Jumat (3/7/2026), semakin semarak dengan digelarnya Lomba Nyambai yang menampilkan beragam kelompok seni dari berbagai pekon di Kabupaten Lampung Barat. Penampilan tarian tradisional tersebut menjadi salah satu atraksi yang paling menyita perhatian masyarakat yang memadati lokasi festival.

Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Barat, Nukman, hadir menyaksikan langsung jalannya perlombaan bersama jajaran pemerintah daerah. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian seni dan budaya daerah melalui Festival Sekala Bekhak yang telah menjadi agenda tahunan Kabupaten Lampung Barat.

Puluhan grup Nyambai bergantian menampilkan kemampuan terbaik mereka di atas panggung. Setiap kelompok menyuguhkan gerakan tari yang khas, harmonis, dan sarat makna budaya, sehingga berhasil menghibur sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi Lampung Barat kepada masyarakat yang hadir.

Dengan mengenakan kebaya anggun yang dipadukan dengan injang miwang sebagai busana khas Lampung Barat, para penari tampil percaya diri membawakan setiap rangkaian gerakan Nyambai. Penampilan mereka mencerminkan kekayaan seni tradisional yang masih terjaga dan diwariskan kepada generasi muda.

Suasana festival semakin hidup ketika para penonton memberikan tepuk tangan meriah di setiap akhir penampilan. Antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa kesenian tradisional masih memiliki tempat di hati warga dan mampu menjadi hiburan yang menarik di tengah perkembangan zaman.

Di sela-sela kegiatan, Sekda Nukman tampak beberapa kali memberikan apresiasi kepada para peserta. Ia terlihat menikmati setiap penampilan yang disuguhkan sembari memberikan tepuk tangan sebagai bentuk penghargaan atas semangat para generasi muda dalam mempertahankan budaya daerah.

Menurut Nukman, Lomba Nyambai bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi menjadi simbol identitas masyarakat Lampung Barat yang harus terus dijaga keberadaannya. Ia menilai keterlibatan generasi muda dalam festival tersebut menjadi harapan besar bagi keberlangsungan budaya lokal.

"Ini bukan sekadar tontonan. Ini adalah identitas kita. Melihat anak-anak muda masih mau tampil Nyambai dengan bangga, saya optimistis budaya Lampung Barat tidak akan tergerus zaman," ujar Nukman.

Ia menegaskan bahwa Festival Sekala Bekhak memiliki peran penting sebagai ruang untuk memperkuat ingatan kolektif masyarakat terhadap akar budaya yang dimiliki Lampung Barat. Melalui kegiatan seperti ini, nilai-nilai tradisi dapat terus diwariskan kepada generasi penerus.

Di tengah derasnya arus modernisasi dan perkembangan budaya digital, Nukman berharap festival budaya mampu menjadi sarana membangun kecintaan generasi muda terhadap seni tradisional. Menurutnya, pelestarian budaya harus dimulai dari tumbuhnya rasa bangga terhadap warisan leluhur.

"Kegiatan seperti Nyambai ini harus terus kita hidupkan. Saya berharap ini mampu membangkitkan jiwa masyarakat, khususnya anak muda, untuk mencintai dan melestarikan adat kita sendiri," tegasnya.

Lebih lanjut, Nukman mengatakan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat berkomitmen menjadikan festival budaya sebagai salah satu agenda prioritas daerah. Komitmen tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga keberlangsungan seni dan budaya lokal agar tetap berkembang di tengah perubahan zaman.

Ia menilai penyelenggaraan Festival Sekala Bekhak tidak hanya memberikan hiburan yang sehat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi investasi budaya dalam jangka panjang. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap generasi muda tidak hanya mengenal budaya daerah, tetapi juga memiliki rasa memiliki dan tanggung jawab untuk melestarikannya.

"Selain memberikan hiburan yang sehat kepada masyarakat, event ini adalah investasi budaya jangka panjang. Kita ingin para pemuda Lampung Barat tidak hanya kenal, tapi juga mencintai budaya Lampung Barat," kata Nukman.

Menutup keterangannya, Nukman menegaskan bahwa kekayaan seni dan budaya Lampung Barat merupakan aset daerah yang tidak ternilai harganya. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga, melestarikan, dan memperkenalkan warisan budaya tersebut agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi mendatang. "Ini warisan leluhur yang harus dilestarikan dan dikenalkan," pungkasnya. (*)