• Jumat, 03 Juli 2026

B50 Belum Masuk Lampung, Penyaluran Masih Bertahap di Sumbagsel

Jumat, 03 Juli 2026 - 10.29 WIB
14

Antrian kendaraan saat mengisi BBM di SPBU Desa Rangai Tri Tunggal, Lampung Selatan. Foto: Istimewa.

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Masyarakat Lampung hingga saat ini masih belum memperoleh bahan bakar jenis Biodiesel B50 di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel memastikan penyaluran B50 di Provinsi Lampung belum dimulai dan akan diumumkan setelah terdapat pembaruan resmi.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan saat ini distribusi B50 di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) baru dilakukan secara bertahap di sejumlah Fuel Terminal (FT).

"Saat ini penyaluran B50 di wilayah Sumbagsel tersedia di beberapa Fuel Terminal, di antaranya FT Lahat, FT Lubuk Linggau, dan FT Baturaja. Untuk informasi mengenai wilayah atau terminal lainnya akan kami sampaikan kembali setelah terdapat pembaruan," ujar Rusminto saat dimintai keterangan, Jumat (3/7/2026). 

Ia menegaskan, untuk wilayah Provinsi Lampung hingga kini belum terdapat SPBU yang menyalurkan B50.

"Untuk SPBU di Lampung belum ada. Nanti akan segera kami informasikan kembali apabila sudah terdapat penyaluran di wilayah Lampung," katanya.

B50 merupakan bahan bakar biodiesel yang mengandung campuran 50 persen biodiesel berbahan baku minyak kelapa sawit (Fatty Acid Methyl Ester/FAME) dan 50 persen solar (diesel).

Program ini merupakan kelanjutan dari kebijakan mandatori biodiesel pemerintah yang sebelumnya menerapkan B35 dan B40.

Penerapan B50 bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan energi baru terbarukan berbasis sawit, mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar fosil, memperkuat ketahanan energi nasional, sekaligus memberikan nilai tambah bagi industri kelapa sawit dalam negeri.

Penyaluran B50 dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan infrastruktur distribusi, fasilitas pencampuran bahan bakar, serta kesiapan rantai pasok di masing-masing wilayah.

Pertamina mengimbau masyarakat, khususnya di Provinsi Lampung, untuk tetap menggunakan BBM sesuai spesifikasi kendaraan dan tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan pasokan BBM. (*)