• Kamis, 02 Juli 2026

232 Calon Mahasiswa Unila Lolos SNBP Pilih Tak Daftar Ulang

Kamis, 02 Juli 2026 - 15.29 WIB
24

232 Calon Mahasiswa Unila Lolos SNBP Pilih Tak Daftar Ulang. Foto: Ist.

Sri

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Di tengah temuan nasional sebanyak 60 ribu lebih calon mahasiswa yang lolos Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) tidak melakukan daftar ulang di perguruan tinggi negeri (PTN), Universitas Lampung (Unila) juga mencatat ratusan peserta yang memilih tidak melanjutkan proses registrasi setelah dinyatakan lulus melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

Sekretaris Penerimaan Mahasiswa Baru Unila, M. Komarudin, mengungkapkan dari 2.866 peserta yang dinyatakan lulus SNBP 2026, sebanyak 232 orang tidak melakukan daftar ulang. Sementara 2.634 peserta atau sekitar 92 persen telah menyelesaikan registrasi.

"Yang tidak daftar ulang ada 232 orang. Yang sudah daftar ulang sebanyak 2.634 atau sekitar 92 persen," kata Komarudin.

Pada SNBP 2026 sendiri, Unila mencatat jumlah peminat mencapai 26.957 peserta. Jalur ini merupakan seleksi berdasarkan nilai rapor dan prestasi akademik tanpa tes tertulis.

Sementara itu, untuk jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), jumlah peminat mencapai 40.721 peserta, meningkat dibandingkan tahun 2025 yang sebanyak 40.475 peserta.

Dari kuota 5.580 kursi yang disediakan, sebanyak 5.407 peserta dinyatakan lulus. Dari jumlah tersebut, 2.209 orang atau sekitar 40,85 persen merupakan calon penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K).

Namun, Komarudin mengatakan hingga kini pihaknya belum dapat mengetahui jumlah peserta SNBT yang tidak melakukan daftar ulang karena proses registrasi masih berlangsung.

"SNBT masih progres registrasi dan belum selesai," ujarnya.

Di sisi lain, jalur Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (SMMPTN-Barat) 2026 juga menunjukkan peningkatan minat. Jumlah pendaftar mencapai 2.942 peserta, naik dari 2.471 peserta pada tahun lalu.

Unila menyediakan kuota 468 kursi pada jalur tersebut, namun hanya 424 peserta yang dinyatakan lulus. Panitia juga mencatat masih terdapat sejumlah program studi yang belum memenuhi daya tampung, di antaranya Akuntansi PSDKU Way Kanan, Perbankan dan Keuangan PSDKU Lampung Tengah, Bahasa Prancis, Pendidikan Tari, Pendidikan Kimia, Pendidikan Fisika, Fisika, dan Pendidikan Anak Usia Dini.

Untuk tingkat persaingan, Program Studi Kedokteran menjadi yang paling ketat di kelompok saintek dengan 557 peminat dan rasio keketatan 1:28. Disusul Program Studi Gizi dengan rasio 1:25 dan Farmasi 1:20.

Sementara di kelompok soshum, Program Studi Manajemen menjadi yang paling diminati dengan 306 peminat dan rasio keketatan 1:14, diikuti Bisnis Digital dengan rasio 1:16.

Adapun pada jenjang Diploma 3, tingkat persaingan tertinggi terjadi di Program Studi D3 Manajemen Informatika dan D3 Teknik Mesin yang sama-sama memiliki rasio keketatan 1:8.

Bagi calon mahasiswa yang belum berhasil lolos melalui jalur sebelumnya, Unila masih membuka kesempatan terakhir melalui Seleksi Mandiri Universitas Lampung (SIMANILA) 2026. 

"Pendaftaran dibuka hingga 3 Juli 2026 untuk berbagai program studi yang masih tersedia. Jalur ini menjadi kesempatan terakhir bagi calon mahasiswa untuk bergabung di Unila pada tahun akademik 2026/2027," pungkasnya. (*)