• Rabu, 01 Juli 2026

Wagub Jihan Ajak Warga Lampung Nobar Piala Dunia 2026 di PKOR Way Halim

Rabu, 01 Juli 2026 - 16.28 WIB
32

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela. Foto: Ria/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Inggris melawan Republik Demokratik (RD) Kongo di PKOR Way Halim, Rabu (1/7/2026) malam.

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, mengajak seluruh masyarakat Lampung untuk hadir dan meramaikan kegiatan tersebut sebagai ajang mempererat kebersamaan sekaligus menikmati atmosfer Piala Dunia bersama.

"Semua masyarakat Lampung, malam ini Pemprov Lampung mengadakan nonton bareng Piala Dunia Inggris melawan RD Kongo. Jadi untuk teman-teman yang punya waktu, ayo nonton bareng di PKOR Bandar Lampung," ujar Jihan saat dimintai keterangan, Rabu (1/7/2026).

Selain menyaksikan pertandingan, Jihan juga mengajak masyarakat untuk mengunjungi dan mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang membuka stan di kawasan PKOR selama kegiatan berlangsung.

"Jangan lupa juga ramaikan stand UMKM yang ada di PKOR," tambahnya.

Pertandingan Inggris kontra RD Kongo digelar di Stadion Atlanta, Georgia, Amerika Serikat.

Berdasarkan jadwal, laga tersebut dimulai pukul 23.00 WIB. Tim nasional Inggris melaju ke fase gugur dengan status juara Grup L setelah mengoleksi tujuh poin.

Tim asuhan Thomas Tuchel mencatatkan kemenangan 4-2 atas Kroasia, bermain imbang tanpa gol melawan Ghana, serta menundukkan Panama dengan skor 2-0.

Melalui kegiatan nobar ini, Pemprov Lampung berharap masyarakat dapat menikmati kemeriahan Piala Dunia dalam suasana yang aman, nyaman, dan penuh kebersamaan.

Kehadiran stan UMKM juga diharapkan mampu meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat serta memperkenalkan berbagai produk unggulan lokal kepada para pengunjung.

Pemprov Lampung mengimbau masyarakat yang akan mengikuti kegiatan nobar untuk tetap menjaga ketertiban, kebersihan, dan menjadikan momentum tersebut sebagai sarana memperkuat kebersamaan antarwarga. (*)