Lima Kandidat Ramaikan Bursa Ketua Demokrat Lampung, Musda Digelar 27 Juni
Ketua Organizing Committee (OC) Musda Demokrat Lampung, Hanifal. Foto: Sandika/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Bursa
pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat Lampung mulai mengerucut. Sebanyak lima
bakal calon resmi mengembalikan formulir pendaftaran dan siap bersaing dalam
Musyawarah Daerah (Musda) Demokrat Lampung yang dijadwalkan berlangsung pada 27
Juni 2026.
Kelima bakal calon tersebut adalah Edy Irawan
Arief, Budiman AS, Bambang Iman Santoso, Almuhery Ali Faksi, dan Indriani.
Mereka akan memperebutkan dukungan kader untuk memimpin Partai Demokrat di
Provinsi Lampung.
Ketua Organizing Committee (OC) Musda
Demokrat Lampung, Hanifal, mengatakan proses pendaftaran bakal calon telah
dibuka pada 12-19 Juni 2026. Hingga batas akhir pendaftaran, seluruh bakal
calon yang mendaftar telah mengembalikan formulir kepada panitia.
"Hingga penutupan pendaftaran, terdapat
lima bakal calon yang mengembalikan berkas pendaftaran. Pada hari terakhir, Pak
Edy Irawan juga telah mengembalikan formulir sehingga total ada lima bakal
calon," kata Hanifal, Rabu (24/6/2026).
Ia menjelaskan, panitia daerah hanya bertugas
menerima berkas pendaftaran dan pengembalian formulir dari para bakal calon.
Seluruh dokumen selanjutnya akan diserahkan kepada panitia pusat untuk
dilakukan verifikasi administrasi dan persyaratan pencalonan.
Menurut Hanifal, panitia tetap menerima
seluruh berkas yang dikembalikan, termasuk apabila masih terdapat dokumen yang
belum lengkap, seperti syarat dukungan minimal.
"Semua berkas kami terima dan kami catat
kelengkapannya. Setelah itu seluruh dokumen diserahkan ke panitia pusat untuk
diverifikasi," ujarnya.
Hanifal menegaskan, keputusan mengenai bakal
calon yang berhak mengikuti tahapan selanjutnya sepenuhnya menjadi kewenangan
panitia pusat. Calon yang tidak memenuhi persyaratan, termasuk dukungan minimal
20 persen, tidak dapat melanjutkan proses pencalonan.
"Panitia pusat yang akan menyampaikan
hasil verifikasi. Jika ada yang tidak memenuhi syarat, maka tidak dapat
mengikuti tahapan berikutnya," jelasnya.
Menjelang pelaksanaan Musda, panitia pusat
dijadwalkan tiba di Lampung pada 24 Juni 2026 untuk melakukan koordinasi.
Selanjutnya, tahapan Pra-Musda akan digelar pada 26 Juni dengan melibatkan
Ketua DPC Demokrat kabupaten/kota se-Lampung.
Tahapan tersebut menjadi proses penting untuk
memastikan bakal calon yang memenuhi syarat sebelum memasuki forum Musda pada
27 Juni mendatang.
Di tengah proses penjaringan calon, Hanifal
juga membantah isu adanya pungutan terhadap bakal calon.
"Kami tegaskan panitia tidak pernah
meminta biaya apa pun kepada bakal calon, baik biaya pendaftaran, biaya gedung,
maupun biaya lainnya," tegasnya.
Musda Demokrat Lampung 2026 diperkirakan
berlangsung dinamis mengingat lima figur telah menyatakan kesiapannya untuk
bertarung memperebutkan kursi Ketua DPD. Namun, seluruh kandidat masih harus
menunggu hasil verifikasi sebelum resmi ditetapkan sebagai peserta Musda. (*)
Berita Lainnya
-
WR III UIN RIL: Mahasantri Harus Menjadi Living Quran di Tengah Masyarakat
Rabu, 24 Juni 2026 -
UIN RIL Gelar CBT Seleksi Beasiswa Kerajaan Maroko 2026
Rabu, 24 Juni 2026 -
Ujian Digital Serentak Dimulai, UM-PTKIN 2026 Buktikan Kampus Islam Negeri Makin Inklusif dan Mendunia
Rabu, 24 Juni 2026 -
1.772 Peserta Ikuti SSE UM-PTKIN 2026 di UIN RIL
Rabu, 24 Juni 2026








