• Rabu, 24 Juni 2026

Lima Kandidat Ramaikan Bursa Ketua Demokrat Lampung, Musda Digelar 27 Juni

Rabu, 24 Juni 2026 - 15.15 WIB
50

‎Ketua Organizing Committee (OC) Musda Demokrat Lampung, Hanifal. Foto: Sandika/kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Bursa pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat Lampung mulai mengerucut. Sebanyak lima bakal calon resmi mengembalikan formulir pendaftaran dan siap bersaing dalam Musyawarah Daerah (Musda) Demokrat Lampung yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Juni 2026.

Kelima bakal calon tersebut adalah Edy Irawan Arief, Budiman AS, Bambang Iman Santoso, Almuhery Ali Faksi, dan Indriani. Mereka akan memperebutkan dukungan kader untuk memimpin Partai Demokrat di Provinsi Lampung.

Ketua Organizing Committee (OC) Musda Demokrat Lampung, Hanifal, mengatakan proses pendaftaran bakal calon telah dibuka pada 12-19 Juni 2026. Hingga batas akhir pendaftaran, seluruh bakal calon yang mendaftar telah mengembalikan formulir kepada panitia.

"Hingga penutupan pendaftaran, terdapat lima bakal calon yang mengembalikan berkas pendaftaran. Pada hari terakhir, Pak Edy Irawan juga telah mengembalikan formulir sehingga total ada lima bakal calon," kata Hanifal, Rabu (24/6/2026).

Ia menjelaskan, panitia daerah hanya bertugas menerima berkas pendaftaran dan pengembalian formulir dari para bakal calon. Seluruh dokumen selanjutnya akan diserahkan kepada panitia pusat untuk dilakukan verifikasi administrasi dan persyaratan pencalonan.

Menurut Hanifal, panitia tetap menerima seluruh berkas yang dikembalikan, termasuk apabila masih terdapat dokumen yang belum lengkap, seperti syarat dukungan minimal.

"Semua berkas kami terima dan kami catat kelengkapannya. Setelah itu seluruh dokumen diserahkan ke panitia pusat untuk diverifikasi," ujarnya.

Hanifal menegaskan, keputusan mengenai bakal calon yang berhak mengikuti tahapan selanjutnya sepenuhnya menjadi kewenangan panitia pusat. Calon yang tidak memenuhi persyaratan, termasuk dukungan minimal 20 persen, tidak dapat melanjutkan proses pencalonan.

"Panitia pusat yang akan menyampaikan hasil verifikasi. Jika ada yang tidak memenuhi syarat, maka tidak dapat mengikuti tahapan berikutnya," jelasnya.

Menjelang pelaksanaan Musda, panitia pusat dijadwalkan tiba di Lampung pada 24 Juni 2026 untuk melakukan koordinasi. Selanjutnya, tahapan Pra-Musda akan digelar pada 26 Juni dengan melibatkan Ketua DPC Demokrat kabupaten/kota se-Lampung.

Tahapan tersebut menjadi proses penting untuk memastikan bakal calon yang memenuhi syarat sebelum memasuki forum Musda pada 27 Juni mendatang.

Di tengah proses penjaringan calon, Hanifal juga membantah isu adanya pungutan terhadap bakal calon.

"Kami tegaskan panitia tidak pernah meminta biaya apa pun kepada bakal calon, baik biaya pendaftaran, biaya gedung, maupun biaya lainnya," tegasnya.

Musda Demokrat Lampung 2026 diperkirakan berlangsung dinamis mengingat lima figur telah menyatakan kesiapannya untuk bertarung memperebutkan kursi Ketua DPD. Namun, seluruh kandidat masih harus menunggu hasil verifikasi sebelum resmi ditetapkan sebagai peserta Musda. (*)

Editor : Erik Handoko