Telan Anggaran Rp134 Miliar, Prabowo Resmikan Tujuh Ruas Jalan di Lampung
Peresmian jalan program IJD secara virtual di Gedung Balai Keratun, Selasa (23/6/2026). Foto: Ria/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Presiden Prabowo Subianto
meresmikan pembangunan dan peningkatan jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer
yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Peresmian dilakukan secara
simbolis di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026).
Pemerintah Provinsi Lampung mengikuti peresmian secara virtual dari Gedung Balai Keratun, Bandar Lampung, yang dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama jajaran terkait.
Pelaksana Tugas Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung, Giri Yudhono, mengatakan khusus tahun 2025 terdapat tujuh paket pekerjaan yang masuk dalam Program Inpres Jalan Daerah (IJD) dengan total panjang mencapai 19,48 kilometer dan nilai anggaran sebesar Rp134 miliar.
"Untuk tahun 2025 saja panjangnya sekitar 19,48 kilometer. Namun secara keseluruhan hingga 2026 terdapat 15 ruas jalan dengan total panjang sekitar 51 kilometer yang tersebar di seluruh Provinsi Lampung. Sebagian merupakan pekerjaan multiyears," kata Giri.
Menurutnya untuk ruas jalan yang telah selesai dikerjakan 100 persen adalah rekonstruksi Jalan Simpang Korpri - Purwotani sepanjang 1,99 kilometer dengan nilai kontrak Rp22,9 miliar.
Rekonstruksi Jalan Simpang Korpri - Purwomartani sepanjang 1,69 kilometer dengan nilai kontrak Rp19,5 miliar. Peningkatan Jalan Purun Udik-Talang 16 di Kabupaten Lampung Utara sepanjang 4 kilometer dengan anggaran Rp15,2 miliar.
"Peningkatan Jalan Sekincau-Waspada di Kabupaten Lampung Barat sepanjang 2,9 kilometer dengan anggaran Rp11,3 miliar. Peningkatan Jalan Sedayu-Tugupapak di Kabupaten Tanggamus sepanjang 0,73 kilometer dengan anggaran Rp5,5 miliar," kata dia.
Kemudian rekonstruksi Jalan Raman Aji-Kota Raman di Kabupaten Lampung Timur sepanjang 7,25 kilometer dengan anggaran Rp40,1 miliar.
Rekonstruksi Jalan Teuku Cik Ditiro di Kota Bandar Lampung sepanjang 0,92 kilometer dengan anggaran Rp19,4 miliar.
Giri menjelaskan sejumlah pekerjaan lainnya masih terus berjalan dan sebagian ditargetkan selesai pada Juni hingga Juli 2026. Ruas yang diresmikan Presiden Prabowo merupakan pekerjaan yang telah rampung hingga tahun 2025.
"Yang sekarang masih ada beberapa yang masih pekerjaan di lapangan, bulan ini sebenarnya ada juga yang selesai. Tapi kalau yang diresmikan presiden ada 7 ruas," kata dia.
Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan Provinsi Lampung memperoleh alokasi pembangunan melalui Inpres Jalan Daerah sebanyak 15 ruas dengan total panjang sekitar 51 kilometer.
Menurut Mirza, pembangunan tersebut merupakan hasil
kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang terus mendorong
penambahan alokasi pembangunan jalan, khususnya untuk ruas jalan provinsi
maupun jalan kabupaten.
"Kita terus mendorong agar Inpres Jalan Daerah diperbanyak di Provinsi Lampung, terutama untuk jalan provinsi dan jalan kabupaten," ujar Mirza.
Selain mengandalkan APBN, Pemprov Lampung juga mengembangkan skema kolaborasi dengan sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
"Salah satu bentuk kerja sama tersebut telah dilakukan untuk pembangunan sejumlah ruas jalan di Kabupaten Way Kanan," katanya. (*)
Berita Lainnya
-
LLDikti Tegaskan Tak Ada Penghapusan Prodi, Kampus Diminta Ubah Kurikulum Sesuai Kebutuhan Industri
Selasa, 23 Juni 2026 -
Tunggakan Iuran BPJS Pemprov Lampung Tembus Rp105 Miliar, DPRD Minta Segera Dilunasi
Selasa, 23 Juni 2026 -
Monev SSE UM-PTKIN, Panitia Nasional Pastikan Pelaksanaan Tes di UIN RIL Berjalan Tertib dan Sesuai SOP
Selasa, 23 Juni 2026 -
Wujudkan Kampus Inklusif, Hafidzah Difabel Ikuti Tes UM-PTKIN di UIN RIL
Selasa, 23 Juni 2026








