• Jumat, 19 Juni 2026

12 Jemaah Haji Lampung Wafat di Tanah Suci

Jumat, 19 Juni 2026 - 10.17 WIB
26

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Lampung, Ansori F. Citra (tengah) saat memberikan keterangan. Foto: Dok./kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Sebanyak 12 jemaah haji asal Provinsi Lampung meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi di Tanah Suci hingga Jumat (19/6/2026).

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Lampung, Ansori F. Citra, mengatakan seluruh jemaah yang wafat akan memperoleh santunan asuransi sesuai ketentuan yang berlaku. Nilai santunan yang diberikan setara dengan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahun 2026.

"Jemaah yang wafat akan mendapatkan asuransi sebesar Bipih yang telah ditetapkan pada tahun ini," kata Ansori.

Berdasarkan data yang dihimpun, 12 jemaah haji asal Lampung yang meninggal dunia berasal dari sejumlah kabupaten di Provinsi Lampung, yakni:

1.     Sugiarti binti Karta Pawira (Kloter JKG 15) asal Lampung Utara.

2.     Mesno Iro Karso (Kloter JKG 16) asal Lampung Timur.

3.     H. Muhammad Sukono Sarwan (Kloter JKG 21) asal Pringsewu.

4.     H. Binti Panidi Purwanto (Kloter JKG 18) asal Mesuji.

5.     Hj. Suriah Sanusi Tayem binti Sanusi (Kloter JKG 15) asal Lampung Utara.

6.     Hj. Nurhasanah Mardian (Kloter JKG 21) asal Pringsewu.

7.     H. Sarno Sahrudin Diran (Kloter JKG 19) asal Tanggamus.

8.     H. Ahmad Fadil bin Muh. Nur (Kloter JKG 16) asal Tulang Bawang.

9.     Hj. Muntingah Sukijo Abdullah (Kloter JKG 11) asal Lampung Timur.

10. Hj. Masbitun binti Asmuni (Kloter JKG 14) asal Lampung Barat.

11. H. Ayub Bakri Warta bin Bakri (Kloter JKG 15) asal Lampung Utara.

12. H. Abdul Wahab Sulaiman bin Sulaiman (Kloter JKG 17) asal Lampung Selatan.

Meski terdapat jemaah yang meninggal dunia, Ansori menilai penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berlangsung lebih baik dibandingkan musim haji sebelumnya. Menurutnya, jumlah jemaah yang sakit maupun yang harus menjalani perawatan di rumah sakit mengalami penurunan.

"Tahun ini pelaksanaan haji jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu. Memang ada yang sakit, tetapi tidak banyak dan tidak ada yang keluar masuk rumah sakit," ujarnya.

Sementara itu, proses pemulangan jemaah haji Debarkasi Antara Lampung masih terus berlangsung. Hingga saat ini, sebanyak 13 kelompok terbang (kloter) telah tiba di Indonesia.

Tercatat sebanyak 5.735 jemaah haji asal Lampung telah mendarat di Bandara Soekarno-Hatta. Dari jumlah tersebut, 5.710 jemaah telah tiba di Asrama Haji Rajabasa, Bandar Lampung.

Selain itu, terdapat 12 jemaah yang menjalani tanazul atau pulang melalui Jakarta. Sebanyak 14 jemaah yang sakit beserta pendampingnya masih berada di Jakarta, sementara enam jamaah lainnya masih menjalani perawatan di Arab Saudi. (*)

Editor : Erik Handoko
1.     Sugiarti binti Karta Pawira (Kloter JKG 15) asal Lampung Utara.

2.     Mesno Iro Karso (Kloter JKG 16) asal Lampung Timur.

3.     H. Muhammad Sukono Sarwan (Kloter JKG 21) asal Pringsewu.

4.     H. Binti Panidi Purwanto (Kloter JKG 18) asal Mesuji.

5.     Hj. Suriah Sanusi Tayem binti Sanusi (Kloter JKG 15) asal Lampung Utara.

6.     Hj. Nurhasanah Mardian (Kloter JKG 21) asal Pringsewu.

7.     H. Sarno Sahrudin Diran (Kloter JKG 19) asal Tanggamus.

8.     H. Ahmad Fadil bin Muh. Nur (Kloter JKG 16) asal Tulang Bawang.

9.     Hj. Muntingah Sukijo Abdullah (Kloter JKG 11) asal Lampung Timur.

10. Hj. Masbitun binti Asmuni (Kloter JKG 14) asal Lampung Barat.

11. H. Ayub Bakri Warta bin Bakri (Kloter JKG 15) asal Lampung Utara.

12. H. Abdul Wahab Sulaiman bin Sulaiman (Kloter JKG 17) asal Lampung Selatan.

Meski terdapat jemaah yang meninggal dunia, Ansori menilai penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berlangsung lebih baik dibandingkan musim haji sebelumnya. Menurutnya, jumlah jemaah yang sakit maupun yang harus menjalani perawatan di rumah sakit mengalami penurunan.

"Tahun ini pelaksanaan haji jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu. Memang ada yang sakit, tetapi tidak banyak dan tidak ada yang keluar masuk rumah sakit," ujarnya.

Sementara itu, proses pemulangan jemaah haji Debarkasi Antara Lampung masih terus berlangsung. Hingga saat ini, sebanyak 13 kelompok terbang (kloter) telah tiba di Indonesia.

Tercatat sebanyak 5.735 jemaah haji asal Lampung telah mendarat di Bandara Soekarno-Hatta. Dari jumlah tersebut, 5.710 jemaah telah tiba di Asrama Haji Rajabasa, Bandar Lampung.

Selain itu, terdapat 12 jemaah yang menjalani tanazul atau pulang melalui Jakarta. Sebanyak 14 jemaah yang sakit beserta pendampingnya masih berada di Jakarta, sementara enam jamaah lainnya masih menjalani perawatan di Arab Saudi. (*)

Berita Lainnya

-->