Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Hadirkan Maket Infrastruktur Smart Village pada Innovation Expo 2026
Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia kembali menunjukkan kreativitas dan kemampuan inovasinya melalui karya Maket Infrastruktur Smart Village yang dipamerkan dalam ajang Innovation Expo 2026 bertema “Sustainable, Impactful and Smart Lampung”. Kegiatan yang berlangsung pada 12–13 Juni 2026 di Gedung Indoor Universitas Teknokrat Indonesia tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menampilkan berbagai solusi teknologi yang berdampak bagi masyarakat.
Inovasi Smart Village ini merupakan hasil kolaborasi pembelajaran lintas mata kuliah antara Jaringan Nirkabel yang diampu oleh Fadila Shely Amalia, S.Kom., M.Cs. dan Pemrograman Web Berorientasi Layanan yang diampu oleh Dr. Erlian Redi Susanto, M.Kom. Melalui pendekatan project-based learning, mahasiswa berhasil mengintegrasikan konsep jaringan komputer, layanan digital, dan teknologi informasi dalam satu model desa cerdas yang aplikatif.
Tim pengembang inovasi terdiri atas Adi Khairul Anwar, Gery Prananta, Valbian Alfikri, Kevin Rizki Antoni, dan Vincentius Tata Fabian. Mereka menghadirkan maket interaktif yang menggambarkan implementasi teknologi digital untuk mendukung layanan publik di lingkungan pedesaan.
Pada maket tersebut, terdapat tiga fasilitas utama yang saling terhubung dalam jaringan nirkabel terpadu, yaitu balai desa, sekolah, dan puskesmas. Balai desa berperan sebagai pusat pengelolaan jaringan dan data, sementara sekolah dan puskesmas menjadi fasilitas layanan yang terintegrasi melalui sistem digital untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat.
Selain itu, tim mahasiswa juga mengembangkan aplikasi NusaIndah Connect, sebuah platform layanan dan informasi berbasis mobile yang memungkinkan pertukaran data dan komunikasi antarinstansi desa secara cepat, transparan, dan efisien. Kehadiran aplikasi tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi menuju desa digital yang modern dan berkelanjutan.
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Lampung, Yurnalis, S.IP., M.Si., yang hadir meninjau langsung pameran memberikan apresiasi terhadap karya mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia.
"Inovasi seperti ini menunjukkan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menghasilkan solusi nyata bagi pembangunan daerah. Konsep Smart Village yang ditampilkan sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai model transformasi digital desa di Provinsi Lampung," ujarnya.
Yurnalis juga memberikan sejumlah masukan konstruktif terkait penguatan aspek keamanan data, implementasi lapangan, serta integrasi dengan layanan pemerintahan lainnya agar inovasi tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Dosen pengampu mata kuliah sekaligus pembimbing proyek, Dr. Erlian Redi Susanto, M.Kom., menjelaskan bahwa Innovation Expo menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di kelas menjadi solusi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
"Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menciptakan inovasi yang memberikan dampak nyata. Smart Village merupakan salah satu contoh bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas layanan publik dan mendukung pembangunan desa berbasis digital," ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., mengapresiasi capaian mahasiswa yang berhasil menghadirkan inovasi berbasis teknologi untuk mendukung pembangunan daerah.
"Universitas Teknokrat Indonesia terus mendorong mahasiswa untuk menjadi generasi inovatif yang mampu menghadirkan solusi bagi berbagai tantangan masyarakat. Karya Smart Village ini membuktikan bahwa mahasiswa Teknokrat memiliki kemampuan untuk mengintegrasikan teknologi dengan kebutuhan riil di lapangan sehingga menghasilkan inovasi yang berdampak," katanya.
Menurut Mahathir, karya tersebut juga sejalan dengan semangat Kampus Berdampak yang terus dikembangkan Universitas Teknokrat Indonesia melalui berbagai program pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Inovasi Smart Village turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui digitalisasi layanan pendidikan, SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui peningkatan layanan kesehatan berbasis teknologi, SDG 9 (Industri, Inovasi dan Infrastruktur) melalui pengembangan infrastruktur digital desa, serta SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui pembangunan ekosistem desa cerdas yang terintegrasi.
Keberhasilan mahasiswa menghadirkan Maket Infrastruktur Smart Village semakin menegaskan komitmen Universitas Teknokrat Indonesia sebagai kampus yang terus mencetak mahasiswa terbaik melalui dukungan dosen-dosen terbaik, fasilitas pembelajaran modern, serta kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.
Bagi siswa SMA/SMK yang ingin menjadi bagian dari kampus inovatif dan berprestasi ini, pendaftaran mahasiswa baru Universitas Teknokrat Indonesia dapat dilakukan melalui spmb.teknokrat.ac.id. Dengan semangat "Sang Juara", Universitas Teknokrat Indonesia terus melahirkan generasi unggul yang siap berkontribusi bagi pembangunan daerah, bangsa, dan dunia. (**)
Berita Lainnya
-
Lampung Tuan Rumah Kejurnas Karate Indonesian Open Piala Presiden 2026, Peserta Sementara Tembus 2.000 Atlet
Selasa, 16 Juni 2026 -
Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik melalui Pendidikan Vokasi, PLN UID Lampung Raih TOP CSR Awards 2026 STAR 4
Selasa, 16 Juni 2026 -
Perkuat Pelayanan Generasi Penerus Gereja, HKBP Distrik XXXII Lampung Gelar Pembinaan Guru Sekolah Minggu
Selasa, 16 Juni 2026 -
Diduga Rem Overheat, Bus Penumpang Terbakar di Tol Bakter
Senin, 15 Juni 2026








