• Sabtu, 13 Juni 2026

2.035 Perenang Bersaing di Kejuaraan Piala Kemenpora Lampung Fast Swim

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10.36 WIB
20

Ilustrasi kejuaraan renang di Kolam Renang Pahoman, Bandar Lampung. Foto: Dok./kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Antusiasme peserta untuk mengikuti Kejuaraan Renang Piala Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI 2026 Lampung Fast Swim terus meningkat. Hingga pertengahan Juni, jumlah atlet yang tercatat mengikuti ajang tersebut telah melampaui target yang ditetapkan panitia.

Ketua Pelaksana Lampung Fast Swim 2026, Yudha Al Hadjid, mengatakan sebanyak 2.035 perenang dari berbagai daerah di Indonesia telah mendaftarkan diri untuk berkompetisi. Jumlah itu melebihi target awal yang dipatok panitia, yakni 1.800 peserta.

"Per Jumat pagi, jumlah peserta yang sudah terdaftar mencapai 2.035 atlet. Angka ini sudah melampaui target yang kami tetapkan sebelumnya," ujar Yudha, Jumat (12/6/2026).

Kejuaraan renang berskala nasional tersebut akan digelar di Kolam Renang Pahoman, Bandar Lampung, pada 10 hingga 12 Juli 2026.

Menurut Yudha, membludaknya jumlah peserta membuat panitia mempertimbangkan untuk menutup pendaftaran lebih cepat dari jadwal semula. Sebelumnya, pendaftaran kategori Fun Swimming dijadwalkan berlangsung hingga 20 Juni 2026, sementara kategori Championship ditutup pada 30 Juni 2026.

Sejumlah klub renang ternama dari berbagai wilayah Indonesia dipastikan ambil bagian dalam kejuaraan ini. Peserta datang dari berbagai daerah seperti Palembang, Jambi, Magelang, Pangandaran, Banten, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kalimantan, hingga Jakarta.

Tak hanya itu, sebanyak 15 klub renang asal Lampung juga telah memastikan keikutsertaannya. Kehadiran klub-klub besar dari Pulau Jawa diperkirakan akan membuat persaingan semakin kompetitif.

"Persaingan dipastikan berlangsung ketat karena banyak klub kuat yang akan turun di kejuaraan ini," katanya.

Dalam pelaksanaannya, Lampung Fast Swim 2026 akan menggunakan sistem Spectra yang telah terintegrasi dengan database nasional PB Akuatik Indonesia. Dengan sistem tersebut, seluruh catatan waktu dan hasil pertandingan atlet akan terdokumentasi secara resmi dalam basis data nasional.

Kejuaraan ini mempertandingkan berbagai nomor renang, mulai dari gaya bebas, gaya dada, gaya punggung hingga gaya kupu-kupu.

Ajang tersebut terbagi dalam dua kategori utama. Kategori Championship menggunakan aturan resmi PB Akuatik Indonesia, sedangkan kategori Fun Swimming ditujukan bagi pelajar dan perenang pemula yang ingin merasakan pengalaman berkompetisi.

Yudha berharap Lampung Fast Swim tidak hanya menjadi arena persaingan atlet, tetapi juga menjadi wadah pembinaan perenang usia muda sekaligus sarana menjaring talenta potensial yang dapat berprestasi di tingkat nasional.

Selain aspek pembinaan olahraga, kejuaraan ini juga diharapkan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. Kehadiran atlet, pelatih, ofisial, dan pendamping dari berbagai provinsi diproyeksikan mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata olahraga atau sport tourism di Lampung.

"Kejuaraan ini kami harapkan menjadi salah satu event olahraga terbesar di Lampung pada tahun 2026 sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat," pungkasnya. (*)

Editor : Erik Handoko