• Jumat, 12 Juni 2026

BEM UI Demo di Bundaran HI, Diikuti 3.000 Orang Bawa Lima Tuntutan

Jumat, 12 Juni 2026 - 11.43 WIB
132

Massa aksi dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia yang akan demo di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026). Foto: kompas.com

Kupastuntas.co, Bandar LampungBadan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) menggelar demo akbar di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026).


Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia, Yatalathof Ma'shum Imawan memperkirakan aksi demonstrasi ini akan diikuti oleh 3.000 orang. Mereka datang dari berbagai elemen, termasuk mahasiswa dari sejumlah kampus.

 

"Aksi nanti akan diikuti oleh mahasiswa UI, PNJ (Politeknik Negeri Jakarta), IPB (Institut Pertanian Bogor) hingga UIN, (sekitar) 3.000 massa estimasi," ujar Yatalathof melalui pesan pendek dikutip IDN Times.

 

Pemuda yang akrab disapa Athof itu mengatakan mahasiswa UI akan berangkat dari Depok pukul 10.00 WIB. Athof memastikan titik mereka berdemonstrasi hanya ada di Bunderan HI. Mereka tak akan long march menuju ke Patung Kuda. "Kami tidak long march ke Patung Kuda," ujar dia.


Sementara itu, Ketua BEM Fakultas Hukum UI, Dimas Rumi Chattaristo mengatakan, aksi protes terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto tidak hanya berlangsung hari ini saja. Aksi demo hari ini, kata Dimas, merupakan awal dari aksi berikutnya.

 

"Aksi hari ini adalah awal. Akhir dari aksi ini saat pemerintah sudah berani mengakui kesalahannya hingga meminta maaf kepada publik, serta ketika kondisi negara ini sudah baik dan dirasakan secara merata bagi seluruh rakyat Indonesia," ujar Dimas melalui pesan pendek pada hari ini.

 

Ia juga menjelaskan, lewat aksi demo hari ini, massa akan menyampaikan lima tuntutan. "Pertama, setop pemborosan APBN, kedua, turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM, ketiga, hentikan program MBG dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), keempat hentikan militerisme di ranah sipil, dan kelima, menuntut Prabowo berhenti mengelak dan akui kesalahan pemerintah," tutur dia.

Sedangkan, personel kepolisian dari Polda Metro Jaya akan mengerahkan 4.151 personel gabungan. Sebanyak 500 personel di antaranya merupakan anggota TNI. (*)

Editor : Erik Handoko

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia, Yatalathof Ma'shum Imawan memperkirakan aksi demonstrasi ini akan diikuti oleh 3.000 orang. Mereka datang dari berbagai elemen, termasuk mahasiswa dari sejumlah kampus.

 

"Aksi nanti akan diikuti oleh mahasiswa UI, PNJ (Politeknik Negeri Jakarta), IPB (Institut Pertanian Bogor) hingga UIN, (sekitar) 3.000 massa estimasi," ujar Yatalathof melalui pesan pendek dikutip IDN Times.

 

Pemuda yang akrab disapa Athof itu mengatakan mahasiswa UI akan berangkat dari Depok pukul 10.00 WIB. Athof memastikan titik mereka berdemonstrasi hanya ada di Bunderan HI. Mereka tak akan long march menuju ke Patung Kuda. "Kami tidak long march ke Patung Kuda," ujar dia.


Sementara itu, Ketua BEM Fakultas Hukum UI, Dimas Rumi Chattaristo mengatakan, aksi protes terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto tidak hanya berlangsung hari ini saja. Aksi demo hari ini, kata Dimas, merupakan awal dari aksi berikutnya.

 

"Aksi hari ini adalah awal. Akhir dari aksi ini saat pemerintah sudah berani mengakui kesalahannya hingga meminta maaf kepada publik, serta ketika kondisi negara ini sudah baik dan dirasakan secara merata bagi seluruh rakyat Indonesia," ujar Dimas melalui pesan pendek pada hari ini.

 

Ia juga menjelaskan, lewat aksi demo hari ini, massa akan menyampaikan lima tuntutan. "Pertama, setop pemborosan APBN, kedua, turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM, ketiga, hentikan program MBG dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), keempat hentikan militerisme di ranah sipil, dan kelima, menuntut Prabowo berhenti mengelak dan akui kesalahan pemerintah," tutur dia.

Sedangkan, personel kepolisian dari Polda Metro Jaya akan mengerahkan 4.151 personel gabungan. Sebanyak 500 personel di antaranya merupakan anggota TNI. (*)

Berita Lainnya

-->