Investor Dapur MBG Ngamuk di Kantor BGN
Sejumlah pelaku usaha yang mengklaim sebagai investor dapur MBG meluapkan kemarahannya di Kantor BGN, Jakarta, pada Senin (8/6/2026). Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Sebuah video viral di media sosial
memperlihatkan sejumlah pelaku usaha yang mengklaim sebagai investor dapur
Makan Bergizi Gratis (MBG) meluapkan kemarahannya di Kantor Badan Gizi Nasional
(BGN), Jakarta, pada Senin (8/6/2026).
Mereka mempertanyakan keberlanjutan dari program MBG pasca mantan Kepala
BGN Dadan Hindayana dan dua wakilnya Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung ditahan
Kejaksaan Agung (Kejagung).
Dalam pertemuan yang berlangsung di lobi kantor BGN tersebut, terlihat ketegangan
dan adu mulut antara massa dan petugas keamanan setempat.
Terlihat seorang pria paruh baya berjalan menggunakan kruk penyangga kaki
di tengah kerumunan massa. Ia mempertanyakan kejelasan dari program tersebut.
“Selama 7 bulan, kawan-kawan dari daerah membuat dapur seharga miliaran.
Sampai detik ini, tidak ada kejelasan!” ujarnya.
Selain itu, situasi di dalam lobi kantor BGN tampak memanas saat sejumlah
investor mulai berteriak menyampaikan keluh kesah mereka.
Petugas keamanan dan beberapa petugas kantor BGN juga tampak langsung
menghadang seorang pria menggunakan pakaian sipil yang tengah mengamuk.
Ketegangan semakin meningkat saat pria tersebut berteriak dengan nada
emosional kepada petugas keamanan, agar tidak menghalangi aspirasi mereka.
Ia menekankan, kehadiran mereka murni untuk menuntut pertanggungjawaban
dari pemerintah, terkait dana operasional yang berjalan di daerah. “Kami butuh
negara hadir! Kami tidak butuh kamu!” tegasnya.
Di tengah keriuhan tersebut, suasana nyaris tidak terkendali akibat aksi
saling dorong. Petugas keamanan harus membuat barikade hidup untuk melokalisasi
massa agar tidak masuk lebih jauh ke area dalam kantor.
Hingga berita ini rilis, pihak BGN belum memberikan keterangan resmi terkait kelanjutan kemitraan dapur MBG. Termasuk respons terhadap tuntutan para investor yang mendatangi kantor mereka. (*)
Berita Lainnya
-
BNN Sebut 10 WNI Positif Narkoba dari Bangkok
Rabu, 10 Juni 2026 -
Kuasa Hukum Sony Sonjaya Sebut Ada 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG
Rabu, 10 Juni 2026 -
BNN Dikabarkan Tangkap Caketum Hipmi Diduga Terkait Narkoba
Rabu, 10 Juni 2026 -
Pertamina Naikkan Harga BBM Pertamax dari Rp12.300 Jadi Rp16.250 per Liter
Rabu, 10 Juni 2026








