Dikejar Target Rp1,2 Triliun, PAD Bandar Lampung Baru Tembus 40 Persen
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bandar Lampung, Yusnadi Ferianto. Foto: Sri/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar
Lampung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menghadapi tantangan besar
untuk memenuhi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 yang dipatok
sebesar Rp1,2 triliun.
Hingga Mei 2026,
realisasi PAD baru mencapai sekitar 40 persen dari target yang ditetapkan.
Pelaksana Tugas (Plt)
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bandar Lampung, Yusnadi Ferianto,
mengatakan target PAD tersebut terdiri dari penerimaan pajak daerah sebesar
Rp945 miliar yang dikelola Bapenda dan sisanya berasal dari retribusi yang
dikelola oleh masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
"Target PAD tahun
2026 sebesar Rp1,2 triliun. Untuk target pajak yang dikelola Bapenda sebesar
Rp945 miliar, sedangkan sisanya berasal dari retribusi yang dikelola OPD,"
kata Yusnadi, Senin (8/6/2026).
Ia menjelaskan, capaian
penerimaan pajak daerah saat ini relatif lebih tinggi dibandingkan realisasi
PAD secara keseluruhan. Dari target pajak sebesar Rp945 miliar, realisasi yang
telah masuk mencapai sekitar 45 persen.
"Kalau khusus pajak,
realisasinya sudah 45 persen dari target Rp945 miliar. Pajak yang dikelola
Bapenda terdiri dari sembilan jenis pajak daerah," ujarnya.
Untuk mengejar target
hingga akhir tahun, Bapenda terus mendorong percepatan optimalisasi penerimaan
daerah, baik melalui peningkatan kepatuhan wajib pajak maupun pengawasan
terhadap potensi pendapatan yang ada.
"Kita berupaya
terus, kita dorong percepatan sehingga di akhir tahun nanti targetnya bisa
tercapai," ungkapnya.
Meski pekerjaan rumah
yang dihadapi masih cukup besar, Yusnadi mengaku optimistis target PAD tahun
2026 dapat direalisasikan.
"Ya, kita optimis
target itu bisa tercapai di tahun ini," tegasnya.
Optimisme tersebut muncul
di tengah sorotan DPRD Kota Bandar Lampung terhadap capaian PAD tahun
sebelumnya yang jauh dari target. Pada tahun 2025, Pemkot Bandar Lampung hanya
mampu merealisasikan PAD sebesar Rp966,99 miliar atau 64,23 persen dari target
Rp1,5 triliun.
Rendahnya capaian
tersebut menjadi perhatian DPRD karena berpotensi mempengaruhi kemampuan daerah
dalam membiayai berbagai program pembangunan dan pelayanan publik. (*)
Berita Lainnya
-
Inflasi Tahunan Lampung Terendah Nasional, Hanya 1,94 Persen
Senin, 08 Juni 2026 -
Server Bermasalah Saat TKA SMA Unggul, Disdikbud Lampung Siapkan Tes Ulang bagi Peserta Terdampak
Senin, 08 Juni 2026 -
Breaking News! Gudang Diduga Penampung Solar Ilegal Terbakar di Pesawaran
Senin, 08 Juni 2026 -
Rp326 Juta Hak Pekerja PT Wahana Raharja Belum Dibayar, DPRD Pertimbangkan Audiensi ke Gubernur
Senin, 08 Juni 2026








