NISN Tak Terdeteksi di SPMB SMA Unggul, Disdik Lampung: Ada Kendala Data dari Pusat
Panitia SPMB Provinsi Lampung, Trio Zulkarnain, saat dimintai keterangan, Rabu (3/6/2026). Foto: Sri/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung mengakui adanya kendala data pada sistem Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur SMA Unggul, yang menyebabkan sejumlah calon peserta didik tidak dapat melakukan pendaftaran karena Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) mereka tidak terdeteksi.
Panitia SPMB Provinsi Lampung, Trio Zulkarnain, menjelaskan bahwa persoalan tersebut berasal dari proses sinkronisasi data lulusan SMP yang bersumber dari Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan.
Menurut Trio, Disdik Provinsi Lampung telah mengajukan permintaan data secara resmi sejak Maret 2026 dan melakukan penarikan data siswa kelas IX pada 30 April lalu.
Namun saat dilakukan pembaruan data setelah pengumuman Tes Kemampuan Akademik (TKA), ditemukan banyak data siswa yang tidak ikut tertarik ke dalam sistem.
"Kami masih terus berkomunikasi dengan Pusdatin karena ternyata banyak data siswa yang tidak muncul dalam hasil penarikan data. Saat ini kami masih mencari akar permasalahannya," kata Trio, Rabu (3/6/2026).
Ia menjelaskan, kendala serupa tidak hanya terjadi di Lampung. Berdasarkan koordinasi dengan pengelola data Dapodik di berbagai daerah, seperti yang mengalami masalah yang sama, termasuk Sumatera Selatan.
Meski demikian, pihaknya memastikan pelayanan kepada calon peserta didik tetap berjalan melalui mekanisme input data secara manual.
"Sejak kemarin kami membantu secara manual. Sekolah-sekolah yang siswanya tidak muncul datanya diminta mengirimkan NISN, data siswa, asal sekolah, serta nilai TKA untuk kami input satu per satu ke sistem," ujarnya.
Trio mengatakan, hingga Rabu pagi sekitar 10 siswa yang sebelumnya tidak dapat mengakses sistem sudah berhasil masuk setelah dilakukan input manual.
Menurutnya, mayoritas kasus ditemukan di Kota Bandar Lampung, meski beberapa sekolah di kabupaten/kota lain juga mengalami kendala serupa.
"Kami berharap besok sudah ada solusi dari Pusdatin sehingga seluruh data bisa tertarik otomatis. Kalau harus dilakukan manual satu per satu tentu membutuhkan waktu, sementara masa pendaftaran tinggal beberapa hari lagi," katanya.
Disdik Provinsi Lampung juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung untuk menghimpun data siswa yang mengalami kendala agar proses input manual dapat dipercepat.
Sebelumnya, sejumlah calon peserta didik mengeluhkan tidak bisa mendaftar SPMB SMA Unggul karena NISN mereka tidak terdeteksi dalam sistem.
Salah satu wali murid, Rifki, mengaku kecewa karena anaknya yang akan mendaftar ke SMA Negeri 14 Bandar Lampung tidak dapat melanjutkan proses pendaftaran.
"Sejak hari Selasa saya sudah mencoba mendaftar. Namun saat data diinput muncul notifikasi bahwa data siswa tidak terdaftar karena NISN tidak terdeteksi," kata Rifki.
Ia menilai persoalan administrasi tersebut berpotensi merugikan siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke sekolah negeri. Karena itu, ia meminta pemerintah segera mengambil langkah penyelesaian.
"Jangan sampai karena persoalan administrasi anak-anak kehilangan kesempatan masuk sekolah negeri. Kami berharap pemerintah segera mencari solusi dan mengevaluasi pihak terkait apabila memang ditemukan kelalaian," tegasnya. (*)
Berita Lainnya
-
OJK dan Pemprov Lampung Matangkan Skema Obligasi Daerah
Rabu, 03 Juni 2026 -
DPD PDI Perjuangan Lampung Gelar Pelatihan Kesekretariatan dan Keuangan, Winarti Tekankan Profesionalisme Organisasi
Rabu, 03 Juni 2026 -
Penerbangan Internasional Lampung Berlanjut, Rute Kuala Lumpur Ditarget Beroperasi Juli 2026
Rabu, 03 Juni 2026 -
Minyak Bumi Meroket Imbas Perang Timur Tengah, Harga Oli Motor di Bandar Lampung Naik 25 Persen
Rabu, 03 Juni 2026








