• Rabu, 03 Juni 2026

Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia Ciptakan Inovasi untuk UMKM, Tingkatkan Produktivitas Peternakan Puyuh di Lampung Selatan

Rabu, 03 Juni 2026 - 14.56 WIB
9

Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia Ciptakan Inovasi untuk UMKM, Tingkatkan Produktivitas Peternakan Puyuh di Lampung Selatan. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Program Studi Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam menghasilkan inovasi teknologi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Melalui kegiatan serah terima hasil karya mahasiswa, Program Studi Teknik Elektro menghadirkan dua inovasi unggulan yang diterapkan langsung pada UMKM peternakan puyuh di Desa Umbul Kempis, Kecamatan Natar, Lampung Selatan.

Ketua Program Studi Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia, Elka Pranita, S.Pd., M.T., menjelaskan bahwa program studi terus mendorong mahasiswa untuk menghasilkan karya yang tidak hanya memenuhi capaian akademik, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.

“Mahasiswa Teknik Elektro tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga didorong untuk menciptakan solusi teknologi yang aplikatif dan memberikan manfaat nyata. Ini merupakan komitmen kami untuk mencetak lulusan yang inovatif, unggul, dan berdampak,” ujarnya.

Inovasi pertama dikembangkan oleh mahasiswa terbaik Teknik Elektro, Yudha Fariz Andhika (NPM 22315003) dengan judul “Inovasi Integrasi Kalman Filter dalam Sistem Otomasi Pembacaan Suhu dan Kelembapan Sensor DHT22 pada Inkubator Penetas Telur Puyuh untuk Menekan Fluktuasi Data.”

Karya tersebut mengimplementasikan teknologi Kalman Filter untuk meningkatkan akurasi pembacaan suhu dan kelembapan pada inkubator telur puyuh. Dengan sistem ini, data sensor menjadi lebih stabil dan presisi sehingga mampu meningkatkan keberhasilan proses penetasan telur.

Sementara itu, inovasi kedua dikembangkan oleh Ikhsan Okta Saputra (NPM 22315001) melalui penelitian berjudul “Rancang Bangun Sistem PLTS Off-Grid untuk Kebutuhan Daya Inkubator Penetas Telur Puyuh Otomatis.”

Inovasi ini memanfaatkan teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Off-Grid sebagai sumber energi mandiri yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Sistem tersebut memungkinkan operasional inkubator tetap berjalan secara efisien tanpa bergantung sepenuhnya pada jaringan listrik konvensional.

Kedua inovasi tersebut diterapkan pada UMKM Istana Puyuh milik Prastio di Desa Umbul Kempis, Kecamatan Natar. Implementasi teknologi tersebut terbukti membantu meningkatkan efisiensi operasional, menjaga kestabilan sistem inkubasi, serta menekan risiko kegagalan penetasan akibat perubahan suhu dan kelembapan.

Dosen pembimbing penelitian tersebut adalah Elka Pranita, S.Pd., M.T. dan Anwar Sadat Faidar, M.T., yang secara intensif mendampingi mahasiswa dalam proses penelitian hingga implementasi di lapangan.

Pemilik UMKM Istana Puyuh menyambut baik penerapan inovasi karya mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia tersebut. Menurutnya, teknologi yang diterapkan sangat membantu proses budidaya dan memberikan manfaat langsung bagi pengembangan usaha peternakan yang dijalankannya.

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., memberikan apresiasi atas karya inovatif mahasiswa Teknik Elektro yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna.

“Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia telah menunjukkan bahwa inovasi yang dikembangkan di kampus dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat dan pelaku UMKM. Kami berharap karya-karya seperti ini terus berkembang dan menjadi solusi bagi berbagai sektor kehidupan,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., menegaskan bahwa kampus terus mendorong pengembangan riset terapan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan pembangunan daerah.

Prestasi dan inovasi ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pembelajaran berbasis riset dan inovasi, SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) melalui pemanfaatan energi surya, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pemberdayaan UMKM, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan teknologi tepat guna yang mendukung produktivitas usaha masyarakat.

Melalui berbagai inovasi tersebut, Program Studi Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia terus membuktikan diri sebagai program studi yang unggul dalam pengembangan teknologi, energi terbarukan, sistem kendali, dan inovasi berbasis kebutuhan masyarakat.

Bagi lulusan SMA/SMK yang memiliki minat dalam bidang teknologi, energi, robotika, dan inovasi, pendaftaran mahasiswa baru Universitas Teknokrat Indonesia dapat dilakukan melalui spmb.teknokrat.ac.id. Universitas Teknokrat Indonesia, Kampusnya Sang Juara. (*)