Gerai Koperasi Merah Putih Way Halim Masih Tutup, UMKM Menanti Manfaatnya
Penampakan gerai KDMP di Way Halim yang masih tertutup rapat usai diresmikan. Foto: Ria/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Gerai Koperasi
Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang berada di Kelurahan Perumnas Way Halim,
Kecamatan Way Halim, hingga kini belum beroperasi meski telah diresmikan secara
virtual oleh Presiden Prabowo Subianto beberapa waktu lalu.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Rabu (3/6/2026), bangunan KDMP yang terletak di belakang PKOR Way Halim tersebut masih dalam kondisi tertutup.
Enam pintu rolling door berwarna merah tampak terkunci rapat dan belum menunjukkan adanya aktivitas pelayanan maupun perdagangan.
Padahal, gerai KDMP Way Halim merupakan salah satu koperasi yang turut diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 16 Mei 2026 secara virtual. Peresmian saat itu juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan.
Belum beroperasinya koperasi tersebut menimbulkan tanda tanya di kalangan masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berharap kehadiran KDMP dapat membantu mereka memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Salah seorang pelaku UMKM, Alfon, mengaku menaruh harapan besar terhadap keberadaan Koperasi Merah Putih.
Menurutnya, koperasi tersebut dapat menjadi alternatif bagi pedagang kecil untuk mendapatkan barang dagangan dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.
"KDMP ini sebenarnya sangat membantu bagi kami para pedagang UMKM karena kami bisa mendapatkan barang dengan harga yang lebih murah," ujarnya.
Ia berharap koperasi tersebut nantinya dapat menyediakan lebih banyak kebutuhan pokok yang banyak dicari masyarakat maupun pedagang.
"Harapan kami supaya koperasi ini menyediakan lebih banyak barang-barang yang sangat dibutuhkan masyarakat, sehingga kami bisa menjualnya kembali dengan harga yang lebih murah," katanya.
Menurut Alfon, sejumlah komoditas yang paling banyak dicari saat ini di antaranya minyak goreng, gula pasir, beras, hingga mi instan.
Ketersediaan barang-barang tersebut dengan harga yang kompetitif diyakini dapat membantu meningkatkan daya saing pedagang kecil.
"Yang paling banyak dicari itu seperti minyak, gula, beras, dan Indomie. Karena kalau di pasar harganya biasanya lebih mahal," tambahnya.
Seperti diketahui hingga 21 Mei 2026, tercatat sebanyak 617 unit gerai KDMP telah selesai dibangun 100 persen dan siap difungsikan yang tersebar di berbagai wilayah Lampung. (*)
Berita Lainnya
-
Pengadaan 25 Ribu Motor Listrik BGN Pernah Jadi Sorotan
Rabu, 03 Juni 2026 -
PLN UID Lampung Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik dengan Penambahan SPKLU dan SPKLU Lounge
Rabu, 03 Juni 2026 -
20.534 Anak di Lampung Putus Sekolah Mulai SD, SMP hingga SMA
Rabu, 03 Juni 2026 -
Sambut Kepemimpinan Baru BGN, Gubernur Lampung Harap Program MBG Berjalan Lebih Baik
Rabu, 03 Juni 2026








