• Jumat, 29 Mei 2026

Pembangunan Jaringan SPAM Way Sepagasan Pringsewu Dimulai, Pemerintah Siapkan Rp 32,5 Miliar

Jumat, 29 Mei 2026 - 11.37 WIB
64

Ground Breaking Pembangunan Jaringan SPAM Way Sepagasan di Lapangan Sukoharjo III, Jumat (29/5/2026). Foto: Manalu/kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Pringsewu - Proyek lanjutan pembangunan jaringan Perpipaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) IKK Way Sepagasan Kabupaten Pringsewu dimulai. Pemerintah melalui Kementerian PUPR menyiapkan anggaran sebesar Rp32,5 miliar.

Ground Breaking Pembangunan Jaringan SPAM Way Sepagasan dilakukan Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas didampingi Anggota Komisi V DPR RI Muklis Basri di Lapangan Sukoharjo III Kecamatan Sukoharjo, Jumat (29/5/2026).

Menurut Riyanto, jaringan perpipaan SPAM yang akan dipasang yakni sepanjang 66 kilometer yang meliputi tiga kecamatan yakni Banyumas, Sukoharjo dan Kecamatan Adiluwih.

"Jika warga merasa terganggu dan kurang nyaman dengan adanya proyek ini kami minta agar maklum dan jangan pula minta rugi karena program ini untuk kepentingan masyarakat banyak," kata Riyanto.

Ia mengatakan instalasi air minum sepagasan sangat steril karena tanpa kaporit dan bahan kimia lainnya.

"Sumber airnya berasal dari mata air yang ada di Kecamatan Pagelaran Utara harganya sangat terjangkau kisaran Rp4.100 per kubik dan jika pemakaian lebih 10 kubik dikenakan tarif Rp4.500 per kubik," jelasnya.

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Cipta Karya Provinsi Lampung Dolly Agus Setyawan mengatakan proyek SPAM Way Sepagasan telah dimulai sejak tahun 2020. 

"Sebelumnya jaringan pipa sudah terpasang sepanjang 21 kilometer. Jika proyek lanjutan ini rampung (66 Km) maka panjang pipa dari Sepagasaan sampai ujung  (Adiluwih) adalah 87 kilo meter," kata Dolly.

Menurut Dolly total anggaran keseluruhan yang sudah digelontorkan pemerintah untuk SPAM Way Sepagasan sejak tahun 2020 telah mencapai kurang lebih100 miliar.

"Selain pemasangan pipa sepanjang 66 kilometer, akan dipasang juga 100 sambungan rumah (SR). Mudah mudahan proyek ini berjalan lancar dengan target 240 hari kerja," imbuhnya.

Dikatakan Dolly, letak SPAM Way Sepagasan jauh lebih tinggi dari pemukiman sehingga meskipun bangunan lantai 2 masih bisa dilampaui aliran air.

"Dan non stop selama 24 jam tanpa listrik," tegasnya.

Anggota DPR RI Komisi V Muklis Basri mengatakan program ini adalah hasil sinergi gotong royong bersama oleh karena itu jangan ada yang mengklaim hasil usaha individu tertentu.

Ia juga mengingatkan pihak pelaksana agar mensosialisasikan pemasangan pipa karena tidak semua orang menerima program ini meskipun tujuannya baik. (*)