• Jumat, 22 Mei 2026

‎Blackout Lumpuhkan Sumatera, Sejumlah Wilayah di Lampung Ikut Padam

Jumat, 22 Mei 2026 - 20.35 WIB
664

‎Blackout Lumpuhkan Sumatera, Sejumlah Wilayah di Lampung Ikut Padam. Foto: Ist.

‎Kupaatuntas.co, Bandar Lampung - Pemadaman listrik massal atau blackout melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera pada Jumat (22/05/2026) malam.

Gangguan tersebut menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu di berbagai daerah, mulai dari Sumatera Selatan hingga wilayah Sumatera bagian utara termasuk Kota Medan.

‎Berdasarkan hasil investigasi awal PT PLN (Persero), gangguan dipicu masalah pada jaringan transmisi interkoneksi utama Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kV ruas Lubuk Linggau–Lahat, Sumatera Selatan.

Jalur tersebut diketahui menjadi salah satu tulang punggung distribusi listrik antarwilayah di Sumatera.

‎PLN menyebut gangguan terjadi akibat sambaran petir pada jaringan transmisi.

Selain itu, terdapat gangguan tambahan pada jaringan 150 kV yang dipicu aktivitas penebangan pohon di sekitar jalur kelistrikan sehingga memperparah kondisi sistem interkoneksi.

‎Akibat gangguan pada jalur utama tersebut, pasokan daya antarwilayah menjadi tidak stabil dan memicu anjloknya tegangan listrik atau voltage swing secara drastis.

Sistem proteksi otomatis kemudian bekerja dengan memutus aliran listrik secara luas guna mencegah kerusakan yang lebih besar pada pembangkit maupun infrastruktur transmisi.

‎Dampak blackout dirasakan di sejumlah provinsi seperti Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Lampung, Sumatera Barat, Riau hingga Sumatera bagian utara.

Pemadaman massal itu sempat mengganggu layanan publik, aktivitas usaha, transportasi, hingga kegiatan masyarakat di berbagai daerah.

‎Di Provinsi Lampung, pemadaman terjadi di sejumlah wilayah seperti Kabupaten Pesawaran, Kota Metro, Lampung Timur, dan Lampung Tengah.

Sementara itu, warga Mesuji juga melaporkan listrik padam di beberapa kecamatan.
Rio, warga Mesuji, mengatakan pemadaman terjadi di wilayah Kecamatan Tanjung Raya dan Panca Jaya.

Menurutnya, gangguan listrik juga dirasakan di Kabupaten Tulang Bawang, khususnya wilayah Menggala.

“Tulang Bawang juga ada padam, di wilayah Menggala,” ujarnya.

‎General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat, Arjun Karim menjelaskan bahwa gangguan bersumber dari jalur interkoneksi utama antardaerah.

Ia menyebut terputusnya jaringan terjadi pada segmen Rumai–Muaro Bungo 275 kV yang berdampak pada pasokan listrik ke wilayah utara Sumatera.

‎“Mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” kata Arjun, Jumat (22/5/2026) malam.

Ia menambahkan, saat ini petugas PLN masih melakukan proses recovery bertahap untuk menormalkan sistem kelistrikan.

PLN memperkirakan proses pemulihan membutuhkan waktu sekitar enam hingga delapan jam dengan mempertimbangkan kondisi teknis di lapangan. (*)